Sudah beberapa kali ditunda dengan berbagai permasalahan, akhirnya pesta Demokrasi di gelar di IAIN Ar-Raniry. Tepatnya pada tanggal 8 Januari 2011 Pemilihan Raya ( PEMIRA) dilaksanakan di Lima Fakultas. “ sudah tiga kali penundaan PEMIRA itu di undurkan, pertama pada tanggal 13 November,27, November, dan 8 Desember 2010 lalu. Akhirnya kami juga mendesak Agar PEMIRA di laksanakan pada 8 Januari 2011. berhubung kita memasuki minggu Tenang, Ujian Final, dan Libur Semester.” Ujar Fadrul Mizan sebagai Ketua Indenpenden Pemilihan Raya (KIPR). “ Secara Yuridis, pihak KIPR sudah sangat sukses dalam melakukan PEMIRA, meskipun banyak persoalan yang terjadi. Karena, KIPR sudah menjalankan sesuai dengan Prosedur yang ada” Tambahnya lagi.
Pendaftaran Capres Terdiri dari lima Kandidat Yaitu Dari Fakultas Ushuluddin, Keterwakilan dai Fakultas Tarbiyah ada Darlis azis, Maizatun akmal, Rahmadi yunus. Sedangkan Capres dari Fakultas syariah adalah Ihsan fazri. Ke Lima Capres Tersebut Siap berkompetensi untuk menjadi Presiden Mahasiswa Priode 2011-2012. Namun, pada tahap Pengetesan, Calon Kandidat dari Fakultas Ushuluddin Gagal dalam Administrasi, sedangkan Insan Fazri dan Rahmadi Yunus gagal pada Verifikasi Tes baca Al-qur,an yang dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2010 lalu. Sementara yang lewat adalah saudara Darlis Azis dan Maizatun Akmal keduanya berasal dari Fakultas Tarbiyah.
“ megenai Syarat Capres yang telah ditentukan adalah Minimal Semester Lima dan Maximal Semester Tujuh, sedangkan untuk IPK Minimal 2,75. Setelah dilakukan Kualisifikasi Ulang, ternyata Syarat Maximal jadi Presma sampai semester sembilan. Apalah Arti seorang Presiden yang selesai kuliahnya Semester Dua Belas?” kata Fadrul Mizan
Persoalan yang memicu saat itu adalah adanya protes keras dari beberapa golongan yang memihak kepada saudara Ihsan Fazri salah satu Capres dari Fakultas Syariah yang tidak lulus pada tes Verifikasi pembacaan Al-quran. pada dasarnya yang menguji pada saat itu adalah Muhammad Zaini M,ag sebagai Pimpinan BP Halaqah, Rusdi SP sebagai Imam Mesjid Fatun Qarib, dan Hasanudin Yusuf Adan sebagai PD III Fakultas Syariah.“ dilihat dari kapasitas penguji, Tidak mungkin Ketiga Penguji Tersebut Berbohong” ungkap Fadrul Mizan meyakinkan.
Tak hanya itu, beberapa pejabat Tinggi Fakultas Miftahul Umam selaku Gubernur Fakultas Dakwah Mengatakan bahwa “Legalistas MPMI yang sudah habis masa Jabatan dan sudah pernah dinon-Aktifkan oleh Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, namun saat ini disahkan kembali tanpa diketahui oleh pejabat tingkat Fakultas.Sehingga PEMIRA kali ini dianggap Ilegal” katanya. “ Ketika sudah dibukukan, kemudian Undang-Undang yang tidak baku itu muncul, dan tidak merujuk pada KBMI( Keluarga Besar Mahasiswa Institut) melainkan hanya sekelompok orang saja.” Tambah Nasrizal Gubernur Fakultas Adab.
Sedangkan Abdul Qadir selaku ketua MPMI mengungkapkan Masa Jabatan MPMI masih berlaku, sampai dengan pembentuk Ketua MPMI yang baru. Diselah itu, Ia juga mengatakan Pemilihan Ketua MPMI berdasarkan Tata Tertip ( TATIP) pemilihan Ketua Sementara, ada juga Fraksi Pro dan Fraksi Kontra dan Fraksi Indenpendent dan pemilihan dilakukan melalui posting suara terbanyak dari jumlah Anggota Forum yang ada. “sedangkan Pemilihan Anggota MPMI, berdasarkan Utusan dari Fakultas Masing-masing, serta pemilihan berlangsung sekaligus dengan pemilihan Presiden Mahasiswa” tambahnya.
Sesuai dengan keputusan KPIR pada pasal 10 tentang Perhitungan Calon Anggota MPM IAIN Ar-Raniry, Abdul Qadir menjelaskan, Calon yang terpilih adalah calon yang dicoblos/dipilih oleh pemilih dan yang memiliki jumlah suara terbanyak berdasarkan ranking dari Kuota Fakultas yang ada. Jumlah kursi MPM yang telah ditetapkan sesuai dengan Undang-Undang Pemira adalah 35 kursi. Berdasarkan Mekanisme Perimbangan, masing-masing Fakultas mendapatka Kursi Awal sebanyak 2 Kursi. Jumlah kursi yang di bagi adalah 25 Kursi. Jumlah tersebut di bagi kepada Kuota masing-masing Fakultas berdasarkan jumlah Mahasiswa Fakultas Tersebut. Kuota tersebut adalah
No Nama Fakultas Jumlah Mahasiswa Jlh Kursi Berdasarkan Jlh Mahasiswa Kursi Awal Jlh Kursi Total
1 Fakultas Adab 880 3 2 5
2 Fakultas Dakwah 935 3 2 5
3 Fakultas Syariah 1576 6 2 8
4 Fakultas Tarbiyah 3271 11 2 13
5 Fakultas Ushuluddin 440 2 2 4
Jumlah 7102 25 10 35
“Akan tetapi, pada saat PEMIRA, dari 7102 jumlah Mahasiswa hanya Tujuh Persen yang mencoblos. Bukan karena mereka tidak mau memilih, Melainkan ada Kendala Internal yang terjadi pada saat itu,Sehingga Mahasiwa ada yang tidak berpartisipasi dalam Pecoblosan Presma kali ini. ” katanya lagi.
Bagaimana seharusnya PEMIRA 2011 ini?
PEMIRA 2011 ini, tentu masih dipertanyakan oleh beberapa Pejabat Tinggi Fakultas, Mahasiswa, dan Juga seluruh Civitas Akademisi Kampus. Dimana, awalnya KIPR telah mendesak agar PEMIRA segera dipercepat. Namun pihak Rektorat membalas dengan Surat Penundaan sebanyak dua kali yang ditujukan kepada KIPR. Isi surat tersebut adalah agar PEMIRA tidak dilaksanakan sebelum ada perintah dari Rektor, karena akan di adakan Rapat Pimpinan Se IAIN. “ kami belum mengakui adanya PEMIRA yang dilaksanakan oleh KIPR, karena belum ada penyelesaian dan keputusan apa-apa pada rapat Pimpinan tersebut mengenai permasalahan yang ada. ” Ujar Drs Sofyan Ibrahim MAg. Selaku PR III IAIN Ar-Raniry.
Sofyan Ibrahim, mengatakan pada acara pertemuan dengan Mahasiswa yang dilaksanakan pada Tanggal 23 Desember lalu, juga memicu terjadinya permasalahan. “Awalnya MPMI mengatakan kepada saya, tidak ada permasalahan dalam pembuatan Undang- Undang (UU), namun pada pelaksanaanya, ternyata mendapat Protes dari seluruh Lembaga Mahasiswa, baik dari MPMF, BEMAF dan HMJ . mereka mengatakan bahwa UU yang buat oleh MPMI tidak Sparatis. Meskipun MPMI yang berwenang dalam pembuatan Undang -Undang. Setelah UU tersebut sudah saya tanda Tangani, berbagai protest kembali muncul, alasannya tidak prosedural, tidak memenuhi Forum, Sementara MPMI menyampaikan kepada saya memenuhi Forum. kemudian dari pihak BEMAF, dan MPMI meyebutkan belum memenuhi Forum. Sehingga ada Golongan yang memprotes kembali mengenai Tes pembacaan ayat Al-qur,an. Dan mengungkit kembali permasalahan-permasalahan sebelumnya. Dengan berbagai persolan PEMIRA terpaksa di hentikan. Tambahnya.
Disamping itu, Fadrul Mizan mengatakan, dalam pertemuan rapat pimpinan yang dihadiri oleh PR III, PD III Se IAIN yang dilaksankan pada tanggal 10 Januari 2011 “ bahwa persoalan Komplen terhadap Tes pembacaan Al-qur,an terhadap Ihsan Fazri sudah diselesaikan dalam rapat tersebut, namun hasilnya ada segolongan yang tidak mengindahkan keputusan PR III saat itu. “ jelasnya. “ menanggapi masalah kedatangan Surat dari Rektorat, kami sudah cukup sabar. Namun, tidak ada kunjung titik temu kapan PEMIRA itu dilaksanakan, apa lagi kami berada dalam jalur yang ada, Rektor juga mengakui bahwa apa yang kami lakukan tidak salah, jika sudah benar kenapa harus diundurkan lagi? Apalagi yang mereka Komplen itu tidak sesuai dengan subtansi yang ada. Jikapun tertunda, terus kapan lagi diadakan PEMIRA?” Tegas Fadrul.
“Perbandingan PEMIRA tahun lalu dengan PEMIRA sekarang ini sangat jauh berbeda, terutama dilihat dari segi Wilayah, jika tahun lalu kita mengadakan PEMIRA di satu kampus dan berlangsung hanya satu bulan saja. Sedangkan sekarang, terkendala dengan terpencarnya seluruh Fakultas, dalam perjalanan PEMIRA saja sudah memakan waktu tiga bulan. “ kat Fadrul. “ “ seharusnya PEMIRA kali ini lebih baik, namun pada dasarnya selalu saja ada permasalahan-permasalahan yang muncul, kita berharap Mahasiswa harus besikap Demokratis, dan terbuka sehingga segala persoalan dapat diselesaikan dengan baik” Tangkas Sofyan Ibrahim.
Terkait dengan sudah dilantiknya Darlis Azis sebagai Presiden Mahasiswa, sampai saat ini pihak Rektorat Belum Mengakui, karena pelaksanaan PEMIRA akan di putuskan oleh 12 Lembaga pada acara rapat Pimpinan.” kami dari Penyelenggara KIPR dan MPMI, tidak mengharapkan adanya PEMIRA kedua kalinya, jikapun ada keputusan yang dibuat harus diterima. jika ada Alternatif lain, maka kandidat yang di Calonkan Untuk Pemira kedua kalinya yaitu Darlis Azis dan Maizatun Akmal, kalau ada calon dari yang lainnya, kami tidak menyetujuinya.” Tegas Fadrul Mizan.
“ kami berharap agar pihak Rektorat mengesahkan Hasil yang sudah ada, dan siapapun yang menjadi Pengurus Bemaf agar mematuhi rambu-rambu pada Fakultas Masing-masing, tidak mencampur tangani Urusan MPMI, dan Pihak Rektor juga harus bersikap Tegas dengan peraturan yang ada, karena tindakan yang kami lakukan sesuai dengan Prosedur yang ada. Dan sama sekali tidak melanggar Undang-Undang yang dibuat oleh MPMI. ” kata Mizan
Ketua MPMI, Abdul Qadir juga megharapkan kepada pihak Lembaga Mahasiswa, agar dapat merestui dan di lantiknya Darlis Azis sebagai Presiden Mahasiswa. karena priode 2010-2011 Tidak ada yang mejabat sebagai Presma, sedangkan yang terpilih sekarang adalah Presma 2011-2012, semua itu karena ada pembodohan, dan matinya sistem Demokrasi Oragisasi IAIN. Ujarnya.
“Presiden Mahasiswa harus di lantik dulu secara sah, baru kita dapat mengakuinya sebagai Presma, seharusnya kita PEMIRA berjalan dengan lancar, jika disetujui oleh semua pihak, sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Pasti pemira berjalan dengan lancar, namun masalah penundaan, selayaknya tak perlu dilakukan penundaan. Karena sama halnya membuang waktu dalam permasalahan itu saja.” jawab Isra Sajida salah Seorang Mahasiswa yang ikut memilih saat itu.
“Untuk Penuntasan PEMIRA kedepan, perlunya Landasan hukum secara kuat, agar tidak terjadi penyelewengan, dan siapapun yang Terlantik jadi Presma saat ini, haruslah di sahkan secara resmi oleh Rektor, baru dapat diakui sebagai Presma.” kata Nasrizal selaku Gubernur Fakultas Adab.
“ Saya Mewakili dari ke Lima Fakultas di IAIN menyatakan agar kita kembali pada rumusan awal KBMI ( keluarga Besar Mahasiswa Institut), supaya permasalahan Pemira yang ada sekarang ini, tidak terulang lagi pada PEMIRA tahun yang akan datang, biarlah PEMIRA kali ini berjalan lama” Miftahul Umam.
“ Semoga Mahasiswa IAIN, bisa bersikap demokratis dalam segala hal, saya berharap agar PEMIRA dengan cepat berlangsung dan damai, tidak ada kericuhan lagi, meskipun ada, kami berharap tidak ada intimidasi dari pihak manapun” Harap PR III.
Dimana letak demokrasi Organisasi IAIN Ar-Raniry? Bagaimana selajutnya PEMIRA yang akan di putuskan oleh 12 Lembaga IAIN? Biarlah hati nurani yang menjawab. “ persolanan mengenai kapan PEMIRA , itu sudah disserahkan kepada 12 Lembaga, yaitu Ketua MPMI,Presma, Ketua MPMF Sefakultas dan gubernur Sefakultas IAIN.mereka yang memutuskan persoalan yang sedang terjadi apakah dilanjutkan , di Rancang Kembali, atau membuat yang baru. dan menjawab tentang PEMIRA nantinya” Jelasnya lagi.
Ada Apa Dengan PEMIRA PRESMA IAIN???
contoh proposal
STRATEGI KOMUNIKASI PELAYANAN JASA DALAM MENYAMBUT VISIT BANDA ACEH YEARS 2011
Latar Belakang Masalah
Komunikasi dalam bahasa Inggris (communication) didevinisikan dari kata Latin communicatio, bersumber dari kata communis yang berarti sama (makna). Brent D. Ruben mengatakan, komunikasi manusia adalah suatu proses melalui individu dalam hubungannya dengan kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, mengirimkan dan menggunakan informasi untuk mengkoordinasikan lingkungannya dan orang lain.
Secara garis besar, ada dua bentuk komunikasi yang paling mendasar yaitu komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal. Komunikasi verbal berkaitan dengan komunikasi yang dilakukan secara tertulis maupun lisan, misalnya dalam bentuk surat, laporan memo dan rapat kerja. Sedangkan komunikasi nonverbal merupakan komunikasi yang tidak dilakukan secara tertulis atau lisan, seperti menggunakan bahasa isyarat (body language), simbol, seragam, ekspresi wajah, lambang (logo) perusahaan, jarak saat bicara dan warna.
Begitu juga dengan promosi dan strategi, tidak terlepas dari kegiatan berkomunikasi Promosi merupakan salah satu bagian dari bauran pemasaran pariwisata sehingga dalam kegiatan pariwisata promosi tidak bisa berjalan sendiri dan terpisah dari indikator-indikator bauran pemasaran pariwisata yang lainnya. Secara keseluruhan bauran promosi pariwisata mencakup produk (product), harga (price), promosi (promotion), sistem distibusi (place), kerjasama (partnership), pengemasan paket wisata (packaging), program kegiatan wisata (programming), penampilan objek subjek pariwisata (performance), dan sumber daya manusia (people). Seluruh indikator bauran pemasaran pariwisata tersebut harus bersinergi dalam kegiatan pariwisata agar memperoleh hasil pemasaran pariwisata yang optimal.
Pasca terjadinya bencana besar di aceh pada 26 desember 2004 silam, Aceh menjadi sebuah pusat penanaman saham negara luar, sehingga perekonomian aceh berkembang pesat. Aceh merupakan salah satu Daerah yang sering dikunjungi oleh Warga Asing, baik dalam usaha bisnis maupun sebagai kujungan pariwisata Dunia. Dalam meyambut Visit Banda Aceh Years 2011, pemerintah dan juga warga sangat membutuhkan komunikasi yang baik, dalam menjalin hubungan antara warga Asing dan warga Aceh itu sendiri. Turis yang berasal dari berbagai belahan dunia itu, Sebahagian dari mereka ada yang berdomisili di Aceh sampai beberapa tahun, dan juga hanya sebagai berlibur untuk berkunjung ke Derah ini. Kedatangan pengunjung wisata Aceh tidak hanya dari luar negara akan tetapi juga dari daerah dalam negeri. Pemerintah Aceh terlihat sudah mampu mebangun strategi dan minat para wisatawan Asing dalam hal perekonomian dan wisata.
Industri Pariwisata Aceh sebagai suatu usaha yang ingin dikelola secara Profesional akan dikembangkan menjadi Profit Center atau cah cow bagi dunia usaha di Aceh. Dengan kata lain majunya Industri pariwisata di Aceh akan menyumbang percepatan pertumbuhan perekonomian daerah yang pada gilirannya nanti akan semakin meningkatkan kesejahteraan Rakyat. Caranya dengan meningkatkan jumlah Turis yang datang dan meningkatkan lamanya Waktu yang mereka gunakan (Length of stay) untuk berlibur di Aceh. Peluang bisnis yang cukup Potensial yang terlihat dewasa ini adalah dengan Turis asal Luar Negeri yang mau berkunjung ke Wilayah Aceh pada tahun 2011 ini.
Aceh merupakan salah satu dari sekian banyak daerah yang didatangi oleh turis manca Negara, meskipun Aceh termasuk daerah yang baru bangkit dari keterpurukan akan tetapi Aceh sudah mampu memperlihatkan sebagai daerah yang kaya akan wisata alam.
Seperti halnya Bali yang sudah mampu menarik para wisatawan asing sehingga mampu menjadikan sebuah tujuan wisata international, yang menjadi pertanyaan besar apakah pemerintah mampu menjadikan Aceh sebagai pusat wisata international?
Dalam hal ini permerintah dan juga masyarakat aceh mempunyai strategi tertentu untuk mengembangkan visit banda Aceh years 2011. Strategi pada hakikatnya adalah perencanaan (planing) dan manajemen untuk mencapai suatu tujuan. Akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut ,strategi tidak berfungsi sebagi peta jalan yang hanya menunjukkan arah saja,melainkan harus mampu menunjukkan bagaimana operasionalnya. baik itu cara berkomunikasi,bersikap maupun dalam menjaring masyarakat luar untuk berkunjung kedalamnya. Dalam hal ini, pemerintah maupun masyarakat juga harus bisa dalam bidang persuasif.(mengajak), Sebagaimana dikatakan oleh seorang manajer proyek di NASA’s Marshall Space Flight Center “ pengetahuan bisa merupakan kekuatan,tetapi keterampilan berkomunikasi adalah bahan baku utama dalam menjalin hubungan baik dengan klien”
Dengan mencermati permasalahan diatas, maka ada beberapa masalah yang dapat penulis sampaikan yaitu sejauh mana pemerintah Aceh dapat mengembangkan visit Banda Aceh Years 2011 ini sebagai pusat pariwisata islami?karena, Aceh secara geografis sangat strategis dan sangat menguntungkan, namun selama ini potensi dan peluang itu belum dimanfaatkan secara optimal dan dikemas secara menarik dengan berbagai alasan. Aceh berada di tengah-tengah lintasan Selat Malaka yang sejak dahulu dikenal sebagai salah satu lintasan terpadat didunia. Aceh seharusnya bisa menjadi alternatif wisata pilihan setelah Malaysia, Singapura dan Thailand.
Berdasarkan pernyataan di atas, maka penulis ingin mengangkat judul Proposal Skripsi tentang “STRATEGI KOMUNIKASI PELAYANAN JASA DALAM MENYAMBUT VISIT BANDA ACEH YEARS 2011 ”
B.Rumusan Masalah.
Berdasarkan permasalahan di atas, maka dapat diidentifikasikan beberapa masalah antara lain:
1. Bagaimana Strategi yang di jalani permerintah Aceh untuk menarik para wisatawan Asing?
2. Apa saja hambatan–hambatan Pemerintah Aceh dalam mempromosikan rancangan Visit year 2011?
3. Faktor-faktor apa saja yang mendukung sehingga Aceh bisa di jadikan sebagai Visit 2011?
C.Tujuan penelitian
Berdasarkan ketiga identifikasi masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah :
1. Untuk mengetahui Hambatan – hambatan pemerintah Aceh dalam menarik wisatawan asing
2. Untuk mengetahui Strategi yang akan diambil oleh pemerintah Aceh untuk menarik parawisatawan
3. Untuk dapat memahami faktor-faktor apa saja yang mendukung sehingga Aceh bisa dijadikan sebagai visit 2011?
D. Tinjauan Pustaka
Strategi komunikasi pelayanan jasa dalam menyambut Visit Banda Aceh, sangat berpengaruh besar terhadap jenis pelayanan yang di berikan. Pelayanan dapat di lakukan dengan menggunakan komunikasi persuasi. komunikasi persuasif adalah komunikasi yang dilakukan sebagai ajakan atau bujukan agar mau bertindak sesuai dengan keinginan komunikator sedangkan pelayanan adalah suatu kegiatan atau urutan kegiatan yang terjadi dalam interaksi langsung antara sesorang dengan orang lain atau mesin secara fisik, dan menyediakan kepuasan pelanggan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indindonesia di jelaskan pelayanan sebagai usaha melayani kebutuhan orang lain. Sedangkan melayani adalah membantu menyiapkan( mengurus) apa yang di perlukan seseorang.
Dalam sebuah buku yang dikarang oleh Courtland L. Bovee ,John V.Thill yang berjudul Komunikasi bisnis edisi kedelapan jilid I, yang berkaitan dengan hal promosi dan pemasaran, disebutkan bahwa sebutan dalam pasar global, sebagian besar batas-batas alami dan batas-batas nasional tidak lagi menjadi hambatan yang tidak dapat dilalui sebagaimana hambatan tersebut dimasa lalu. Pasar domestic terbuka bagi kopetisi seluruh dunia karena bisnis-bisnis dari semua ukuran mencari peluang-peluang untuk pertumbuhan baru luar Negara mereka sendiri. Begitu juga halnya dengan pariwisata Aceh, dengan adanya visit ini, maka secara otomatis, Aceh telah melakukan promosi dan pemasaran terhadap warga Asing, mengenai pariwisata islami yang sedang berkembang di Aceh.
Kegiatan promosi adalah setiap kegiatan komunikasi yang bertujuan memperkenalkan produk pelayanan atau ide . sehingga informasi yang didapatkan dapat di terima dengan tepat. dengan kegiatan ini, Aceh akan mendapatkan loyalitas terbaik di mata masyarakat, sehingga dapat membangun citra pemerintah Aceh menuju ke arah yang lebih baik. Strategi promosi secara gencar dan besar-besaran ini dengan segala keunikan telah berhasil memikat masyarakat dunia untuk datang dan berkunjung kesuatu daerah atau negara. Negara-negara Asia ini telah berhasil mempromosikan negaranya dalam kancah dunia internasional seperti Malaysia dengan ‘Trully Asia’, Singapura dengan ‘Uniquely Singapore’, Korea Selatan dengan ‘Lets go Korea’ atau Jakarta dengan ‘Enjoy Jakarta’. Dengan Strategi ini, Aceh dapat menjadi kunjungan yang terbaik di seluruh dunia.
Sarana Promosi dalam bentuk tercetak yaitu:
1. dalam bentuk Brosur, Poster.
2. News Letter, Terbitan Khusus
3. Printed sheet
Kemudian, promosi juga dapat dilakukan dengan menggunakan komunikasi Non verbal. Serta Sumber Daya Manusia itu sendiri. Namun, promosi yang dilakukan oleh pemerintah Aceh secara eksternal adalah dengan membuka launching secara nasional di Kantor Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata di Jakarta, yang dihadiri oleh yang dihadiri langsung Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia Jero Wacik, Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar, Walikota Banda Aceh Mawardi Nurdin, Wakil Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddinh Kemudian, secara internal dapat dilakukan dengan cara menyampaikan pesan lewat brosur, poster, iklan, dan media cetak lainnya. Sehingga promosi pariwisata Aceh dalam menyambut Visit Banda Aceh Years 2011 menjadi perhatian bagi seluruh masyarakat daerah maupun luar daerah.
E.Manfaat Penelitian
1. Secara teoritis menambah khasanah keilmuwan jurusan APK dalam pengembangan pendidikan, serta memperluas ilmu dalam bidang komunikasi bisnis dan persuasif. Dan memecahkan permasalahan visit Banda Aceh years 2011 menurut teori kepustakaan yang dipelajari.
2. Dan secara praktis dapat diharapkan menambah masukan pada masyarakat dan pemerintah Aceh dan dapat menjadi bahan evaluasi buat pemerintah Aceh khusunya. Serta bagi saya sendiri untuk mengetahui benar bagaimana Strategi bisnis dan persuasif visit Banda Aceh years yang sesungguhnya.
E.Metode Penelitian
1. Pengumpulan Data
Dalam penulisan suatu karya ilmiah, metode pengumpulan data yang digunakan sangatlah menentukan untuk efektif dan sistematisnya sebuah penelitian. Dengan demikian, penulis dalam penelitian ini menggunakan dua metode. Yaitu metode pengumpulan data dengan cara penelitian lapangan (field research), dan metode penelitian kepustakaan (Libarary research).
Pengumpulan data lapangan (field research) yang dilakukan di lapangan. Di mana penulis mencari data dan informasi tentang berkembangan Visit banda Aceh year 2011 dalam menarik wisatawan asiang untuk menjadikan Aceh sebagai Bandar wisata islami. Hal ini berkaitan dengan permasalahan yang akan dibahas, yaitu “Strategi Komunikasi Pelayanan Jasa Dalam Menyambut Visit Banda Aceh Years 2011”
Penelitian kepustakaan (Libarary research), yaitu dengan mengadakan penelaahan kepustakaan. Manfaatnya untuk mendukung data atau informasi yang didapat di lapangan sebagai landasan teori. Setelah data diperoleh dapat diaplikasikan dengan teori yang dipelajari sebelum penelitian dilakukan.
2. Populasi dan Sampel
a. Populasi
Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah pemerintah dan masyarakat Aceh khususnya
b. Sampel
Sampel penelitian diambil dengan cara mengambil beberapa orang dari populasi yang ada untuk memperoleh data penelitian tentang Strategi Komunikasi Pelayanan Jasa Dalam Menyambut Visit Banda Aceh Years 2011
3.Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data diambil dengan melakukan inteview yaitu dengan cara mewawancarai pihak yang bersangkutan dan masyarakat, serta mengumpulkan dan menganalisis sejumlah data yang dimiliki. serta mengobservasi
Beberapa informasi yang diperoleh dari hasil observasi adalah ruang (tempat), pelaku, kegiatan, objek, perbuatan, kejadian atau peristiwa, waktu, dan perasaan. Alasan peneliti melakukan observasi adalah untuk menyajikan gambaran realistik perilaku atau kejadian, untuk menjawab pertanyaan, untuk membantu mengerti perilaku manusia, dan untuk evaluasi yaitu melakukan pengukuran terhadap aspek tertentu melakukan umpan balik terhadap pengukuran tersebut.
KESIMMPULAN
Komunikasi dalam bahasa Inggris (communication) didevinisikan dari kata Latin communicatio, bersumber dari kata communis yang berarti sama (makna). Brent D. Ruben mengatakan, komunikasi manusia adalah suatu proses melalui mana individu dalam hubungannya dalam kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, mengirimkan dan menggunakan informasi untuk mengkoordinasikan lingkungannya dan orang lain.
Promosi merupakan salah satu bagian dari bauran pemasaran pariwisata sehingga dalam kegiatan pariwisata promosi tidak bisa berjalan sendiri dan terpisah dari indikator-indikator bauran pemasaran pariwisata yang lainnya, bauran promosi pariwisata mencakup :
produk (product),
harga (price),
promosi (promotion),
sistem distibusi (place),
kerjasama (partnership),
pengemasan paket wisata (packaging),
program kegiatan wisata (programming),
penampilan objek subjek pariwisata (performance),
dan sumber daya manusia (people).
Industri Pariwisata Aceh sebagai suatu usaha yang ingin dikelola secara Profesional akan dikembangkan menjadi Profit Center atau cah cow bagi dunia usaha di Aceh. Strategi pada hakikatnya adalah perencanaan (planing) dan manajemen untuk mencapai suatu tujuan. Akan tetapi untuk mencapai tujuan tersebut ,strategi tidak berfungsi sebagi peta jalan yang hanya menunjukkan arah saja,melainkan harus mampu menunjukkan bagaimana operasionalnya.
Manajer proyek di NASA’s Marshall Space Flight Center “ pengetahuan bisa merupakan kekuatan,tetapi keterampilan berkomunikasi adalah bahan baku utama dalam menjalin hubungan baik dengan klien.
Dengan pernyataan di atas maka penulis ingin sekali mengetahui strategi apa yang di gunakan oleh para pihak pemerintah dalam menyelanggarakan visit banda Aceh yers 2011, yang merupakan suatu bahan baku utama dalam menyonsong kesuksesan dalam menigkatkan perekonomian Aceh melalui Visit Banda Aceh Yers 2011.
DAFTAR PUSTAKA
Djoko Purwanto, M.B.A, Komunikasi Bisnis, PT. Gelora Aksara Pratama, Erlangga, Jakarta, 2006
Onong Uchjana Effendy ,Ilmu komunikasi teori dan praktek, (Bandung,Remaja rosdakarya,2005).
Syukri Syamaun, Yusri Daud, Komunikasi Organisasi, Ar-Raniry Press, Banda Aceh, 2004
Courtland L.Bovee,John V. Thill, Komunikasi bisnis,edisi kedelapan,jilid I, (Jakarta Indeks,2007).
Sri Dewi, Manajemen Penulisan Skripsi, Tesis,dan Disertasi,PT Rajagrafindo Persada: Pascasarjana FEUI,2002
Yayan Zamzani,Kembangkan wisata Aceh Berbasis Masyarakat (menyambut visit Banda Aceh Years 2011), di akses di koran serambi indonesia,18 Januari 2011
Joko Purwanto,Komunikasi Bisnis,Jakata: Erlangga,2006
Caurland L. Bovee,Dasar-dasar Layanan Prima,Jakarta:Elex Media Komputindo,Hal.71 Badollahi Mustafa, Promosi Jasa Perpustakaan, Jakarta: Universitas Terbuka,1996 Hal3
http://www.damandiri.or.id/file/nurhasyimadunairbab2.pdf
Termenung
jika malamku tiba..
aku selalu memandang langit..
menatap langit ditengan malam..
aku termenung,,
berpikir, apalh arti hidupku ini..
selama didunia ini, aku hanya bisa membuat mereka menderita
terkadang aku bertanya,
siapakah aku ini,,
segala sikap, tingkah, rasa, terkadang sering kusesali..
mengapa harus kujalani...
mengapa terlalu cepat untuk memutuskan permasalahan..
padahal, pikiranku masih saja plin plan..
kulihat lagi rembulan..
mengapa ia begitu indah..
bintang-bintang selalu hadir untuk menemaninya...
jika hidupku tak seindah rembulan..
megapa aku harus menyesalinya..
padahal,, segala kesusahan kitalah yang buat..
kesenangan,kebahagian, penderitaan,
itu semuanya pilihan hidup..
jangan pernah menyalahkan Takdir..
karena Takdir ditetapkan untuk kita berubah...
(mina)
Petani Kopi Mengeluh, Panen Tiba Harga Anjlok
Banda Aceh - Anjloknya harga kopi pada musim panen tahun ini, menjhadikan para petani kopi di daerah sentra produksi di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menjerit. "Semua ini karena kualitas kopi menurun akibat cuaca yang tidak menentu, maka harga jual pun anjlok pada musim panen 2010 ini," kata Taruna Arifin, salah seorang petani kopi asal Kampung Rimba Raya, di Bener Meriah, Aceh, hari Jumat 30 April 2010.
Dia menyebutkan, harga kopi Gabah Kering Giling (GKG) jenis Arabika pada musim panen 2010 ini tercatat Rp10.000 per kg, turun dari panen tahun sebelumnya yang tercatat mencapai Rp15.000/kg. "Tingkat harga itu jelas merugikan para petani, apalagi saat ini harga berbagai kebutuhan pokok dan pupuk di tingkat pedagang rata-rata mengalami kenaikan," tutur Taruna Arifin.
Menurut dia, biji kopi kecil juga mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yakni Rp 15.000 per kg ketimbang periode yang sama pada 2009 yang mencapai Rp18.000/kg.
Di Bener Meriah, areal kebun kopi masyarakat tercatat lebih dari 40 ribu hektare. Sebagai wilayah dengan topografi pegunungan, Kabupaten Bener Meriah juga dikenal dengan sebutan wilayah dataran "Tinggi Gayo."
Masalah lain yang menyebabkan anjloknya harga jual kopi tersebut, ungkap Taruna Arifin, ialah pohon kopi di wilayah itu diserang hama penyakit akar yang mengakibatkan daun menjadi kuning dan buah kehitam-hitaman. "Hama penyakit akar yang menyerang tanaman kopi itu menyebabkan banyak petani mengalami gagal panen. Turunnya harga mungkin tak begitu berpengaruh bagi petani, tapi gagal panen itu sangat meresahkan," katanya.
Selain kopi, harga kelompok sayur mayur yang dijual di tingkat petani di Bener Meriah juga mengalami penurunan drastis pada musim panen tahun ini, seperti tomat dari sebelumnya Rp 4.000 per kg kini menjadi Rp 2.000 per kg. Harga kentang juga ikut turun menjadi Rp 3.500 per kg dari sebelumnya Rp 6.000 per kg dan cabe rawit dari Rp 10.000 per kg menjadi Rp 5.000 per kg. (liputan mina waktu di ANTARA)
Dosen Bertanya Mahaiswa Menjawab
Universitas adalah lahan kekayaan pengetahuan. Di universitaslah lahir seorang pemikir,pengukir, dan pencipta berbasis intelektual akademisi. Universitas melahirkan sarjana yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari-cari pekerjaan, sehingga mejadi orang gajian seumur hidup. Di perguruan tinggi manapun, tuntutan untuk mencari pengetahuan secara intensif lebih ditekankan, dibandingkan dengan mencari pengetahuan mendengar dan menerima saja dari dosen. Hal tersebut sudah lumrah dilakukan oleh mahasiswa di perguruan tinggi. Fungsi seorang dosen adalah untuk mengarahkan mahasiwa dalam menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan pendidikan, serta mampu mengilhami mahasiwa dalam menangkap materi yang disampaikan. Sesuai dengan fungsinya, maka mahasiswa dituntut untuk belajar secara efektif dan efesien. Jika dilihat dari kecerdasan berpikir, antara dosen dan mahasiswa, tentu memiliki perbedaan yang sangat mendalam. Beberapa mahasiswa memberikan argument tetang bagaimana kecerdasan seorang dosen, tidak dapat diukur dengan kemapuan mahasiswa, apalagi jika mahasiswa tersebut hanya pendengar yang aktif didalam ruangan. Dari pertanyaan tersebut, penulis dapat menganalisis dari sudut pandang yang berbeda.
Dosen merupakan orang pertama mengajak, membimbing, mengarahkan, serta memberi motivasi yang lebih kepada mahasiswa ketika di dalam ruangan. Bagaimana dengan mahasiswa? Apakah mahasiswa di universitas layak dikatakan sebagai pendengar atau seorang intelektual yang benar-benar meyakini sistem yang ada di perguruan tinggi? Atau hanya sebatas 4 D ( datang, duduk, dengar, dan diam? Bagaimana jika terjadi sebaliknya? Dosen hanya memberikan materi kepada mahasiswa ala kadarnya, tanpa mempertimbangkan empat Benefits yaitu: Intelectual Benefits, Practical Benefits, Emotional Benefits, dan Spritual Benefits. Jika kempat komponen tersebut tidak didapatkan oleh mahasiswa, maka dosen dinilai gagal untuk mengilhami mahasiswa sesuai dengan fungsinya. Apakah pantas kita menyalahkan orang lain atas kegagalan kita?
“ Dosen Bertanya Mahasiswa Menjawab” realitanya di tingkat Universitas, banyak terjadi kesalahpahaman antara dosen dan mahasiswa. Baik dari segi pemahaman yang berbeda, maupun dari segi sistem materi yang diajarkan sering sekali tidak sesuai kurikulum yang diterapkan. sehingga muncul idealisme yang berbeda yang megeluarkan pemikiran yang tidak kritis dikalangan kampus. Karena ada beberapa mahasiwa yang benar-benar menanggapi apa yang disampaikan dosen, kemudian mengkritisi jika pemahamanya mulai berbeda. Dengan hal demikian, sering terjadi konflik di dalam ruangan, karena perdebatan tersebut memancing mahasiswa bertanya kepada dosen, pasalnya malah sebaliknya. Dosen kembali menanyakan kepada mahasiswa?
Dalam hal itu, apakah kita mengaggap bahwa pengajar kurang berwawasan? Tentu anggapan itu sangat salah dan cenderung mematikan karakter sesorang. Sikap dan kesopanan dalam pembelajaran tentu lebih ditekankan, dibandigkan banyak pegetahuan tapi tidak disetarakan dengan ahlaktul Karimah. Dalam proses pendidikan tidak ada istilah ‘kekuasaan” menurut Weeber kekuasaan di artikan kemampuan untuk mendorong agar semua perintah ditaati oleh individu (Etizon). Tapi sebaliknya, untuk pembenahan pendidikan setingkat Universitas harus segera diimplementasikan. Menciptakan manusia-manusia yang inovatif, kompeten, the magic of thinking big, serta menguatkan kesadaran sosial dalam mencapai esensi pendidikan dan tujuan pembangunan bangsa ( Jakob Siringorono:2010) semoga dalam waktu yang dekat, selain sebagai mahasiwa Agent of Change , juga dituntut untuk menjaga relasi dengan dosen secara baik. Tidak memandang kecerdasanya, melainkan dari ketulusannya. Dan menjauhkan mahsiswa dari sikaf Arogan yang dinilai tidak memiliki edealisme ke arah yang demokrasi.
Demockrasi Not Demokrazy
berbaris rapi sambil berorasi..
berteriak, memaki-maki, melempar, batu di jalan raya
berjalan, sambil meneriakkan..hidup-hidup, sesekali merdeka
kertas putih di tangan korlab, berisikan tulisan hak-hak tuntutan
batu hitam terlempar,,
cepat dan tepat pada tujuan..
darah merah bersimbuh di jalan..
puas sudah aksi demonstran..
tuntutan usai dibacakan,,
keringat dan darah tinggal dibadan..
wajah murung,terik matahri menghambar..
merah putih ditangan dikobarkan..
merah putih...
bukan lambang para demontran..
karena demonstran berorasi dengan kelelahan,,
menunjjukan, semngat indonesi kini berkurang..
ANDAI AKU AR-RANIRY
Kulangkahkan kaki sejenak di kampusku
Kampus yang dulu tempat kaki bertapak mengejar waktu
Berdiri tegak dihadapan gedung-gedung yang mulai roboh
terhenti, menahan tukang bangunan yang mulai beraksi...
Mahasiswa...
Ya,, mahasiswa dulunya lalu lalang di sudut-sudut lorong kampus itu
Tertawa ria, berdayuh sepeda, berjalan lagi menuju ruang yang dosennya sudah menunggu
Berbicara demokrasi,berteriak demontrasi, Aktivis kampus tetap semangat soal moral dan idealisme di kampus..
Berbincang, sambil bersantai di warkop kecil di kampus itu. Hingga ia lupa, bahwa dirinya sedang menghadapi final saat itu..
Ar-Raniry...
Bukan sebuah dilema atau keterpurukan..
Ia adalah sebuah prinsip, yang harus di perjuangkan..
Meskipun, Mahasiswa terombang Ambing dalam kesulitan..
Hanya bisa berpangku tangan di kampus orang..
Mahasiswa...ya Mahasiswa lagi..
Mahasiswa yang peduli Demokrasi..
Tapi, mengapa mereka meenginginkan demokrasi itu mati..
Mahasiswa ...
Aku tersenyum melihat egomu yang maju mundur...
Andai Aku Ar-raniry..
Kutak ingin demokrasi setengah hati...
Analisis Penggunaan Internet Terhadap Mahasiswa
A. Latar Belakang Masalah
Kemajuan di bidang teknologi informasi, khususnya internet, telah merubah cara manusia di dalam mencari informasi dan pengetahuan untuk memenuhi kebutuhannya. Saat ini, banyak orang tidak lagi datang keperpustakaan untuk mencari informasi yang mereka butuhkan, melainkan cukup dengan mengakses internet. Internet adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri.Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di seluruhduniamempunyaiaksesInternetyangmudah atasbermacammacaminformasi.Dibandingdenganbukudanperpustakaan,Internetmelambangkan penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data secara ekstrim. Penggunaan Internet dikalangan Mahasiswa juga sudah menjadi kebiasaan dalam mencari informasi yang berkaitan dengan tugas kampus yang ditekankan oleh pihak dosen. Sejak hadirnya dunia Internet, banyak masyarakat atau golongan lainnya yang berpindah tempat dari perpustakaan menuju dunia internet. Meskipun perpustakaan telah disediakan namun, belum juga mencapai kepuasaan bagi pengguna khususnya mahasiswa dalam mencari informasi, terkait lagi dengan kendala kurangnya koleksi yang terdapat di perpustakaan tersebut.
Oleh karena itu, pengguna berbondong-bondong untuk mencari informasi yang bersifat steril dan mudah dalam mengaksesnya, meskipun pencarian informasi itu diperoleh dari dalam perpustakaan yang memiliki koneksi internet. Perkembangan teknologi internet yang pesat telah memacu munculnya berbagai aktifitas mahasiswa dalam berbagai pencari informasi. Walaupun ada banyak manfaat situs web, juga ada banyak masalah. Masalah yang paling besar adalah bahwa informasi yang disebarkan di internet tidak selalu benar. Hal ini terjadi karena situs web tidak harus memberikan informasi yang benar dan akurat, dan tidak ada tanggung jawab atas kebenaran informasi yang disebarluaskan. Banyak orang dapat mudah memproduksi, memanipulasi,mengakses dan menyebarluaskan informasi . akibatnya, timbul ledakan iformasi yang dasyat. Informasi tentang apapun, mulai dari yang bermamfaat atau yang hanya berupa “sampah” tersedia melimpah di internet. Fenomena diatas menunjukkan betapa besarnya dampak internet bagi pencari informasi khususnya bagi kalangan mahasiswa. Karena banyak informasi yang di muat di internet tidak relevan dan kurang jelas referensi secara complit. Hal tersebut meragukan mahasiswa dalam mengambil data yang dibutuhkan.
Dengan mencermati permasalahan diatas, maka ada beberapa masalah yang dapat penulis sampaikan yaitu : bagaimanakah pengaruh Internet dalam merubah prilaku Mahasiswa dalam mencari informasi? Atau dengan kata lain, masih relevansikah informasi yang diperoleh dari internet? Apa kata Mahasiswa Fakultas Adab mengenai dilema buku atau internet ini? Manakah yang lebih menjadi andalan mereka sebagai sumber referensi? Karya tulis ini mencoba membahas isu-isu yang berkaitan dengan penggunaan Internet bagi Mahasiswa dan mencoba menemukan kendala-kendala bagi pencari innformasi di internet.
B. Tujuan Penelitian
Berdasarkan Indentifikasi masalah diatas, maka tujuan penelitian ini adalah:
1. Untuk mengetahui kendala-kendala dan solusi apa saja yang di hadapi Mahasiswa dalam mencari Informasi di Internet.
2. Untuk mengetahui berapa persentase pengguna Internet bagi kalangan Mahasiswa
3. Untuk mengetahui tingkat motivasi pengguna Internet apakah cenderung mengarah kepada Akademik atau Non-Akademik
4. Dapat memahami tingkat kerelevansian infoormasi dari internet
C. Analisis Data
Dengan melakukan penelitian, maka penulis mengambil metode penelitian secara Interview yang tidak terstruktur, Artinya proses wawancara dilakukan penulis bukan dari kalangan Mahasiswa Fakultas Adab saja, melainkan masyarakat yang berstatus mahasiwa baik dari dalam maupun luar daerah. Dalam linguistik, analisa atau analisis adalah kajian yang dilaksanakan terhadap sebuah bahasa guna meneliti struktur bahasa tersebut secara mendalam. sedangkan data adalah catatan atau kumpulan fakta. Jadi, analisis data merupakan kegiatan menganlisa suatu kontruks dengan menggunakan bahasa penulis secara sistematis.
Bedasarkan Judul “ Analisis Penggunaan Internet Bagi Mahasiswa Fakultas Adab”. Dari hasil Field Reseacrh ( metode lapangan) yaitu dari hasil wawancara dengan berbagai mahasiswa di Fakultas Adab.
Bagaimana Tanggapan Mahasiswa dalam mencari informasi di internet. Lihatlah berbagai jawaban di bawah ini:
“saat ini internet lebih mencari dalam mencari informasi, saat mengejakan tugas di internet, banyak hal lain yang bisa dilakukan, misalnya membuka berbagi situs. Hal tersebut membuat pekerjaan mencari tugas menjadi lebih menyenangkan. Internet lebih mudah menjanjikan, karena bahan yang kita mau tinggal searcrh saja di mesin pencari. jika dilihat dari segi kerelevansiiannya, internet kurang Relevan. Karena referensi yang terdapat di internet tidak di muat dengan jelas. Sehinnga menyulitkan pengguna dalam mencari informasi di internet.
Berapa persen mahasiswa yang mencari tugas menggunakan internet?
Perbandingannya adalah jauh lebih banyak pengguna yang mencari informasi di internet. Tentu alasannya berbeda-beda bagi setiap pengguna. Di fakultas adab, dari 50 orang hanya 19 (38%) mencari tugas di internet. Sedangkan 40 perseennya lagi mereka lebih kepada perpustakaan. Karena dinilai jelas referensinya. “Internet bersifat mudah, selain dapat mencari tugas, juga dapat membuka situs lain, seperti Facebook, yahoo, dll.” Kemudahan dalam mencari informasi di internet hampir semua dirasakan oleh mahasiswa. Dibalik kemudahan tersebut, namun memiliki kendala tersendiri bagi pengguna.
Adakah Hambatan dalam mencari Informasi di internet?
“ hambatannya karena banyak data yang tersimpan di internet, kurang relevan. Hal tersebut disebabkan karena citizen Journalism tidak memiliki referensi yang jelas. Sehingga dapat mengarah kepada plagrialisme ( manipulasi, mengcopy paste data). Tidak sedikit terjadi aksi plagiat tersebut. Karena referensi tidak jelas. Hal tersebut dapat mengarahkan perubahan prilaku terhadap pencari informasi di internet. Ada juga beberapa alasan lainnya seperti; masih gagap tehnologi, artinya masih ada mahasiwa yang tidak dapat mencari tugas di internet. Karena di nilai gaptek. Hal tersbut, juga dapat memicu mahasiwa untuk mencari informasi di perpustakaan. Setiap Harinya pengguna internet mencapai miliyaran di seluruh dunia. Tentu beragam jenis informasi yang di muat dan dapat diakses di internet. Jadi tidak ada batas ditentukan dalam pencarian informasi yang lebih dalam.
Untuk menjaga tingkat kerelevansian di internet, maka pengguna internet memilih alternatif lain untuk menjaga nilai informasi menjadi releva. Salah satunya pennguna mencari informasi di E-book, buku Internet, dan jenis alamat Web yang tertera penulis dan pengarangnya di internet tersebut. Sehingga memudahkan pengguna dalam mencari referensi yang jelas.
D. Interpretasi Data
Interpretasi berarti mengartikan hasil penelitian berdasarkan pemahaman yang dimiliki peneliti. dari hasil analisis data diatas, maka penulis mencoba menginterpretasikan hasil analisis yang diperoleh dari wawancara beberapa orang mahasiswa diatas.
Internet sebagai produk teknologi informasi yang dapat digunakan untuk layanan perpustakaan dan informasi, serta merupakan arena komunikasi ilmiah, sarana publikasi elektronis, dan akses. jaringan internet memiliki peranan yang sangat penting di dalam penyebaran arus informasi atau dengan kata lain merupakan prasarana jalan raya informasi (information highway) yang digunakan untuk mengangkut berbagai muatan informasi dan menghubungkan berbagai manusiadi bumi ini.
Menurut Palmer ada 4 (empat) hal yang akan terjadi yang membuat internet semakin dominan sebagai platform bisnis. Pertama, infrastruktur internet akan terus diperkuat dan ditingkatkan untuk menyediakan tulang punggung yang berkapasitas tinggi dan aman.
Kedua, internet akan menghubungkan dan mengintegrasikan sistem non-internet seperti pertukaran data elektronik dan pemrosesan transaksi. Ketiga, internet akan memungkinkan pengguna mengakses informasi dan pelayanan dari mana saja pada waktu kapan saja menggunakan peralatan pilihan mereka. Keempat, dengan terjadinya ledakan informasi yang tersedia melalui internet akan tersedia berbagai pendekatan baru untuk menemukan dan mengindeks informasi. Internet sebagai sumber informasi, merupakan medium yang digunakan untuk mendistribusikan informasi tentang apa saja, oleh siapa saja dan dari mana saja, untuk siapa saja, dalam bentuk digital yang ketersediaannya tidak memiliki batasan khusus. Informasi yang disajikan di Internet bisa didapatkan dengan mudah dan dalam hitungan detik. Jadi, internet bukan hanya sebatas jaringan belaka, melainkan banyak orang yang memamfaatkan internet dalam berbagai hal. Tergantung kepada kebutuhan pengguna.
Kemajuan di bidang Internet juga telah merubah strategi Mahasiswa dalam mencari sumber informasi yang serba cepat dan tepat. Strategi adalah pernyataan yang jelas dan dikomunikasikan dengan baik megenai posisi dan sasaran organisasi dalam hal pelayanan internet. Karena kecepatannya, banyak pengguna yang berbondong-bondong mencari tugas di internet, baik bersifat akademik maupun non-akademik. Namun, internet tidak selalu berada pada realita yang benar, karena tingkat kerelevansiannya masih dinilai kurang bagi para pengguna. Akan tetapi, pegguna lebih mementingkan tingkat efektif dan efesiensi dalam mencari tugas. Sehingga mereka lebih memilih internet di bandingkan dengan perpustakaan.
Motivasi Menggunakan Internet
Tuntutan perkuliahan yang mendorong mahasiswa untuk menggunakan internet tentunya
merupakan sebuah hal yang wajar. Akan tetapi data yang diperoleh dari responden menunjukkan kenyataan bahwa rasa ingin tahu menjadi motivasi utama yang mendorong mereka untuk menggunakan internet. Analisis terhadap angket yang disebar menunjukkan bahwa sebanyak 27 orang responden atau 54 % mengatakan bahwa motivasi mereka menggunakan internet hanya didasarkan pada upaya memenuhi rasa ingin tahu. Kemudahan akses informasi yang diperoleh dengan menggunakan internet diungkapkan oleh 12 orang responden atau sekitar 24 % dan yang menjadikan motivasi penggunaan internet untuk mendukung perkuliahan sebanyak 11 orang (22 %). Untuk lebih jelas data mengenai motivasi mahasiswa Fakultas Adab menggunakan internet dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel ? 3: Motivasi Mahasiswa Fakultas Adab Menggunakan Internet
Motivasi Menggunakan Internet Frekuensi Persentase
Kemudahan akses dan komunikasi 25%
Rasa ingin tahu 60%
Tuntutan studi 25 %
Total 100%
Pengalaman Menggunakan Internet
Berdasarkan seleksi angket yang kembali diketahui bahwa tidak semua responden mampu
menggunakan komputer dan yang sebagaimana dikriteriakan kajian ini bahwa yang menjadi
responden adalah mahasiswa yang mampu mengoperasikan komputer. Namun demikian
berdasarkan tabulasi jawaban responden diketahui bahwa kemampuan para responden
mengoperasikan komputer dominan diperoleh sebelum menjadi mahasiswa Fakultas Adab.
Tabulasi kuesioner yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa dari 50 orang responden hanya
sekitar 19 (38 %) responden mampu menggunakan internet setelah mereka menjadi mahasiswa Fakultas Adab dan bagian terbesar yakni sebanyak 31 orang atau sekitar 62 % telah mengetahui sebelum menjadi mahasiswa, padahal semua responden sebelum menjadi mahasiswa telah mengenal komputer. Fenomena yang terjadi di kalangan mahasiswa Fakultas Adab, jelas menunjukkan mereka telah menjadikan internet sebagai salah satu sumberdaya media informasi guna memenuhi kebutuhan informasi sebagai konsekuensi dari studi yang mereka lakukan.
Internet Sebagai Media Pendukung dalam Perkuliahan
Penggunaan internet untuk keperluan pendidikan yang semakin meluas terutama di negara-
negara maju, merupakan fakta yang menunjukkan bahwa dengan media ini memang
dimungkinkan diselenggarakannya proses belajar mengajar yang lebih efektif. Hal ini terjadi
karena dengan sifat dan karakteristik internet yang cukup khas, sehingga diharapkan bisa
digunakan sebagai media pembelajaran sebagaimana media lain telah dipergunakan sebelumnya seperti radio, televisi, CD-ROM Interaktif dan lain-lain.
Sebagai media yang diharapkan akan menjadi bagian dari suatu proses belajar mengajar di
perguruan tinggi, internet harus mampu memberikan dukungan bagi terselenggaranya proses pembelajaran. komunikasi interaktif antara dosen dengan mahasiswa sebagaimana yang dipersyaratkan dalam suatu kegiatan pembelajaran. Kondisi yang harus mampu didukung oleh internet tersebut terutama berkaitan dengan strategi pembelajaran yang akan dikembangkan, yang jika dijabarkan secara sederhana, bisa diartikan sebagai kegiatan komunikasi yang dilakukan untuk mengajak mahasiswa mengerjakan tugas-tugas dan membantu mahasiswa dalam memperoleh pengetahuan yang dibutuhkan dalam rangka mengerjakan tugas-tugas tersebut.
KESIMPULAN
Berdasarkan uraian-uraian pada bab sebelumnya telah memperjelas kenyataan bagaimana
internet telah ditempatkan sebagai salah satu sumber informasi bagi mahasiswa Fakultas Adab Berkenaan dengan itu, data yang diperoleh dari lapangan pada penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat variasi yang berbeda diantara mahasiswa Fakultas Adab dalam menggunakan atau memanfaatkan internet. Maka penulis dapat ditarik beberapa kesimpulan yaitu:
1. Pencarian Informasi di Intternet didasarkan karena adanya tuntutan
2. Rasa ingin tahu
3. Dan motivasi dari Mahasiswa sendiri
Dengan itu,maka penulis dapat memberi saran yaitu:
1. Hendaknya penggunaan internet bagi mahasiwa Fakultas Adab harus mengantisipasi terhadap informasi yang kurang Relevan
2. Pencarian Informasi, seharusnya di seimbangkan antara perpustakaan dan Internet dalam kaidah menguatkan referensi yang jelas
3. Agar tidak terjadi penyalah gunaan Internet, hendakya Mahasiwa harus mengerti fungsi dan mamfaat internet itu sendiri.
DAFTAR PUSTAKA
Luthfi,Jurnal Ilmiah Libria Libry of IAIN Ar-Raniry,Perpustakaan Program Pascasarrjana IAIN Ar-Ranry Darussalam Banda Aceh,2009
http://id.wikipedia.org/wiki/Internet, diakses,2011
Antonios Aditya Hartanto,Teknologi e-Learning berbasis PHP dan MySQL,Elex Media Komputindo: jakarta,2002
Ibid.Hal 62-63
http://organisasi.org/definisi-pengertian-analisa.com
http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/08/pengertian-data.html
Hasil Wawancara Mahasiswa Fakultas Adab IAIN Ar-Raniry,Eka Wati Sahputri, tanggal 14 Januari 2011
Hasil Wawancara Mahasiswa Fakultas Dakwah IAIN Ar-Raniry, Arif hidayat, tanggal 15 Januari 2011 Hasil wawancara Mahsiswa IAIN Palembang, Jatmiko, melalui Facebook,tanggal 15 januari 2011 Hasil Wawancara Mahasiswa Unsyiah, Amalan, 17 januari 2011 http://ptkguru.wordpress.com/2008/05/11/analis interpretasi.com akses 2011
Novita Vitriana, Internet dan Perpustakaan. http://www.akademik.unsri.ac.id.dia akses (14 November 2010).
Amin Abdullah,Dasar-dasar IlmuPerpustakaan dan Informasi,Yogyakarta:Jurusan ilmu perpustakaan dan Informasi,Fakultas Adab,2007
Perempuan Aceh belum Siap di Panggung Politik
Perempuan di Provinsi Aceh dinilai belum siap memasuki panggug politik, meski dalam Undang-Undang(UU) Keterlibatan Permpuan dalam dunia Politik masih sebesar 30 persen.
“Minimnya keterwakilann kaum permpuan di parlemen seperti DPRA (Provinsi), bahkan untuk di pusat DPR RI dan kabupaten/kota (DPRK) sama sekali tidak ada, maka itu salah satu bukti bahwa merka belum siap di panggung politik,” kata pemerhati perempuan Aceh, Lalisma Sofiyati di Banda Aceh.
Ia Mengatakan dalam UU No 10 Tahun 2008 tentang pemilu Legislatif dan UU No 2 tahun 2008 tentang partai politik ( parpol), total keterlibatan perempuan dalam dunia politik adalah sebesar 30 persen, terutama untuk duduk didalam parlemen.
Oleh karena itu, ia mengharapkan kedepan perlu upaya dan dorongan semua pihak, terutama pemerintah untuk meningkatkan kapasitas perempuan aceh di bidang politik.
“Artinya, kita berharap semua dorongan semua pihak untuk meningkatkan kemampuan kaum perempuan melalui berbgai pelatihan, termasuk dukungan masyarakat sehingga ada keterwakilan kaum perempuan lebih banyak di parlemen.” Katanya menambahkan.
Di dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tercatat empat orang perempuan menjadi anggota perlemen tingkat Provinssi.
Untuk meningkan kemampaun kapasitas perempuan, ia menyebutkan pemerintah Aceh telah membentuk sebuah lembaga yakni Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada 2001.
“saya berharap melalui lembaga pemerintah itu secara kontinyu untuk memberikan berbagai pelatihan kepada kaum perempuan, termasuk mereka yang terjun ke dunia politik. Kalau keterwakilan pemerintah banyak di parlemen maka diyakini mampu membawa aspirasi kaumnya” katanya.
Syair Aceh di Panggung Seni
Malam yang semakin larut, datang orang-orang yang menyaksikan,
Mereka tertegun, tersenyum, kemudian tertawa..terbahak-bahak..
Aneh..itu sungguhlah Aneh..
Seorang laki-laki berambut panjang naik kepanggung..
Membawakan Puisi sambil bermain Gitar..
Tubuhnya bergerak sesuai dengan suara gitar
Wajahnya yang usang saat membaca puisi tentang Aceh..
Aceh..Aceh..katanya dengan suara yang mulai tua..
Penonton terpukau dibuatnya..
Terpandang semua menuju gerak geriknya..
Tak selangkahpun terlewatkan dari syair puisi yang ia bawakan..
Aceh..Aceh...penonton kembali tertawa..
Usai ia bersyair..
Naiklah Seorang yang bertubuh kekar ke atas pangung..
Kalimat Syair Aceh ia bawakan...
Semua Urusan Dunia ia singgungkan..
Pak Rektor berpangku tangan..
Medengar dengan seksama apa yang telah ia ucapkan..
Penonton kembali bersorak..
Saat penyair berkata soal pacaran..
Indahnya Syair Aceh..
Kalimatnya tegas dari pada pidato seorang pejabat..
Isinya membuat orang bisa Taubat..
Karena Syair Tak pernah Dusta..
Kalimat itulah yang baik kata-katanya....
Mimpi Bertemu Andrea Hirata
Sejak diterbitkannya Novel karya Andrea Hirata, mulai dari Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, dan Karya terakhirnya adalah Maryamah Karvop. Membuat banyak kalangan pembaca karyanya tersebut menjadi seorang pemimpi...
Dalam Acara obrolan singkat atau jumpa Fans yang disiarkan langsung di Metro TV pada tanggal 11 November 2007 lalu, saya sempat penasaran dengan sosok yang berambut ikal ini. Saat penerbitan buku Laskar Pelangi, saya langsung memesan buku beliau di kota Banda Aceh. Karena pada saat itu saya berda di Bener Meriah.
Dalam Acara tersebut, Meutia Hafidz, seoarng reporter Metro TV yang menulis kisah pengalaman pribadinya “168 Jam Dalam Sandera”, dan pembicara ketiga adalah moderator dari website millsbeasiswa, Ibu Pangesti yang juga merupakan dosen FBS UNY.
Acara tersebut sangat mengesankan, meskipun tak menghadiri Stadiun Metro TV secara langsung di ITB, saya langsung menyaksikannya di TV. Usai membaca Laskar Pelangi, rasanya hati saya terdampar jauh menerawang untuk dapat mematahkan kembali mimpi-mimpi yang telah mati.
Pertanyaan demi pertanyaan yang dituturkan oleh mbak Meutia Hafidz sanagt menyentuh, Andrea menjawabnya sangat santai. Ia juga mengatakan “ bermimpi tak memandang kaya atau miskin” menurutnya hanya tiga hal dapat mewujudkan mimpi yaitu positive thinking, positive feeling, dan positive action.
Kalimat yang disampaikan dalam bukunya sangat litelatur dan sistematis. Bahasa yang ilmiah dan kaya dengan kosa kata membuatku tertawa dan menangis. Sosok seorang Lintang adalah sosok yang seharusnya dicontoh karena perjuangannya untuk menempuh kesekolah dengan bersepeda. Sangat bahagia atas kehadiran karya mas Andrea. Sehinngga pada saat itu aku membentuk sebuah mimpi,,yaitu mimpi bertemu dengan mas Andrea.
Usai tamat sekolah, pada tahun 2008. Ayah saya meninggal dunia pada saat menerima hasil kelulusan. Karena kodisi ekonomi keluarga saya tidak memungkinkan untuk melanjutkan saya menuju pendidikan yang lebih lanjut. Saat itu pula, mimpi saya tertutup. Saya menutupi semua imipian saya, karena tak mungkin seorang siswa yang biasa saja, bisa berjumpa dengan tokoh yang terhebat itu. Itulah yang ada dibenakku saat itu.
Saat hari ketujuh ayahku, aku hanya bisa menerima sms dari teman sekolahku, bahwa mereka telah melanjutkan kuliah di tempat mereka impikan. Impian mereka tersampaikan..
Hatipun seolah terkunci, tahukah kau kawan, ketika itu saya membaca kembali novel Laskar Pelangi. Kata demi kata kupahami, ku coba akulah yang ada didalam novel tersebut. Hatiku sangat bahagia.. energy yang kuterima sangat dasyat.. mimpi yang terkubur dalam-dalam kini telah bangkit kembali. aku terseyum kemudian esok harinya aku memutuskan untuk pergi ke kota Banda Aceh. Hanya dengan bermodalkan uag 85 ribu rupiah..
Hingga saat ini, saya berada di perguruan Tinggi IAIN, Institut Agama Islam Negeri. Saya melanjutkan kuliah dengan mimpi saya. Melalui sinergi dari novel mas Andrea, meskipun saat ini mimpi untuk bertemu dengannya belum tercapai..
Aku yakin suatu saat aku bisa menjadi penulis seperti Andrea Hirata..
Sukran...
arsip dan kearsipan
PENGERTIAN ARSIP DAN KEARSIPAN
A. Pengertian Arsip
Secara etimologi kata arsip berasal dari bahasa yunani (Greek), yaitu archium yang artinya peti untukmenyimpan sesuatu. Semula pengertian arsip itu memang menunjukan tempat atau gedung tempat penyimpanan arsipnya, tetapi perkembangan terakhir orang lebih cenderung menyebut arsip sebagai warkat itu sendiri.
Berikut ini dapat kita pelajari pengertian arsip dari beberapa sumber.
1. Prof. Dr. Mr. Prajudi Atmosoedirdjo
Mengatakan arsip adalah
a. Tempat menyimpan secara teratur dari pada bahan-bahan tertulis (geschreven strukken).piagam-piagam, surat-surat, akte-ekte, kepustakaan-kepustakaan, daftar-daftar, dokumen-dokumen,peta-peta.
b. Kumpulan teratur dari bahan-bahan kearsipan.
c. Bahan-bahan yang harus diarsipkan itu sendiri.
2. Peraturan Pemerintah RI No. 34 tahun 1979
Menurut peraturan pemerintah di atas arsip adalah:
a. Kumpulan naskah atau dokumen yang disiapkan
b. Gedung (ruang) penyimpanan kumpulan naskah atau dokumen
c. Organisasi atau lembaga yang mengolah dan menyimpan kumpulan naskah atau dokumen.
3. Ensiklopedi Administrasi
a. Arsip adalah segenap warkat dari suatu organisasi kenegaraan atau badan swasta yang diadakan dalam penyelenggaraan kegiatan-kegiatan organisasi tersebut dan dipandang berharga untuk disimpan secara permanen bagi suatu keperluan
b. Sesuatu instansi atau tempat dimana warkat-warkat dari suatu organisasi disimpan secara tertib. Untuk pengertian yang kedua ini lebih tepat dinyatakan dengan istilah archives institutionn (kantor arsip).
Setelah mempelajari pengertian arsip secara etimologi dan dari beberapa sumber diatas terdapat dua pengertian arsip, yaitu:
a. Arsip adalah kumpulan warkat,naskah-naskah,dokumen, dan surat-surat
b. Arsip adalah gedung atau organisasi tempat pengumpulan, penyimpanan dan pengolah naskah.
B. SYARAT-SYARAT ARSIP
Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tidak semua surat atau warkat dapat disebut arsip. Surat atau warkat baru dapat disebut sebagai arsip apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Merupakan kumpulan warkat
2. Disimpan menurut sistem tertentu
3. Mempunyai nilai kegunaan
4. Saat diperlukan cepat dan tepat ditemukan
C. ISTILAH SURAT,RECORD, FILE, DAN DISAIN
Surat adalah suatu alat komunikasi tertulis untuk menyampaikan pesan/informasi dari satu pihak kepada pihak lain.
Record adalah warkat/record adalah semua catatan tertulis atau bergambar tentang sesuatu hal atau peristiwa yang terekam yang dapat digunakan untuk alat pengingat.
Istilah file dapat diartikan sebagai suatu lipatan karton dengan kawat penjepit ataupun tidak memakai kawat penjepit yang dipergunakan untuk menyimpan warkat. Dengan istilah lain adalah folder.
Istilah file dalam bahasa latin disebut felun yang artinya tali atau benang.memang pada jaman dahulu tali atau benang inilah yang digunakan mengikat kumpulan warkat/record sehingga mudah dugunakan. Dengan demikian file merupakan wadah/tempat/alat menyimpan arsip. Seperti map, folder, bundel, dan lain-lain.
D. JENIS-JENIS ARSIP
Arsip meliputi warkat, surat, akte notaris, rekaman, dan lain-lain. dengan banyaknya jenis arsip, maka arsip dapat dilihat dari berbagaisegi, yaitu:
1. Dar isegi bentuk fisiknya
Bila dilihat dari segi fisiknya maka arsip dibedakan atas:
a. Arsip yang fisiknya berbentuk lembaran
Misalnya: surat-surat, warkat, akte notaris, surat kontrak dan lain-lain
b. Arsip yang fisik nya tidak berbentuk lembaran
Misalnya: Disket komputer, Hard Disk, rekaman pada pita kaset, vidio kaset, micro film, dan lain-lain.
2. Dari segi masalahnya
Dilihat dari segi masalah yang dikandung oleh arsip itu sendiri, maka arsip dibedakan atas:
a. Financial record, adalah arsip-arsip yang berisi catatan-catatan mengenai masalah keuangan. Misalnya bukti-bukti pembayaran dan penerimaan uang, arsip utang dan piutang, kuintansi, cek dan lain-lain
b. Inventory record, adalah catatan yang berhubungan dengan masalah barang inventasi (barang milik kantor)
c. Personal record, adalah catatan-catatan yang berhubungan dengan masalah kepegawaian. Misalnya arsip-arsip mengenai daftar riwayat hidup, riwayat pekerjaan, daftar jumlah pegawai dan lain-lain
d. Production record, adalah catatan-catatan yang berhubungan mengenai masalah produksi. Misalnya arsip-arsip mengenai jenis bahan baku produksi, alat produksi, proses pengolahan, jumlah, jenis, dan kualitas barang yang diperkenalkan searta laporan produksi
3. Dari segi pemiliknya
a. Lembaga pemerintahan
1) Arsip Nasional di Republik Indonesia sebagai inti organisasi dari Lembaga Kearsipan Nasional yang selanjutnya disebut arsip nasional pusat
2) Arsip Nasional di tiap-tiap ibu kota daerah tingkat I, termasuk daerah-daerah yang setingkat, yang selanjutnya disebut arsip arsip nasional daerah.
b. Instansi Pemerintah/Swasta
1) Arsip Primer dan Secunder
Arsip primer adalah arsip aslinya. Jadi, bukan tindasan, bukan kopiannya, atau bukan salinannya.
Arsip secunder adalah arsip yang berupa tindasan, kopian aslinya, dan salinannya.
E. PENGELOLAAN ARSIP
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 1979 tentang Penyusutan Arsip, arsip statis instansi / lembaga di tingkat pusat diserahkan ke ANRI Pusat, sedangkan arsip instansi tingkat daerah diserahkan ke Arsip Nasional Wilayah. Bagi daerah yang belum terdapat Arsip Nasional Wilayah, ditempuh dua cara sebagai berikut :
a. Arsip-arsip Pemerintah Daerah, termasuk BUMD, untuk sementara disimpan di Kantor Arsip Daerah (KAD) Daerah Tingkat I yang bersangkutan.
b. Arsip-arsip instansi vertikal, termasuk BUMN yang ada di daerah, untuk sementara disimpan di masing-masing instansi penciptanya.
F. Penyerahan Arsip ke ANRI dari Arsip daerah
Proses akhir dari kegiatan Akuisisi Nasional Arsip Orde Baru adalah penyerahan arsip dari masing-masing instansi ke ANRI. Hal lni dimaksudkan agar setiap instansi dapat melestarikan dan menyampaikan informasi keberadaan dan peran yang bermakna bagi negara dan bangsa selama masa Orde Baru, kepada generasi yang akan datang. ANRI berkewajiban mengelola, merawat, dan menyampaikan secara obyektif kepada generasi mendatang informasi tentang instansi-instansi bersangkutan sebagai cermin dan jati diri bangsa.
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses penyerahan tersebut adalah :
a. Penyerahan dilaksanakan dengan membuat Berita Acara Serah Terima Arsip yang disertai Daftar pertelaan Arsip (DPA).
b. Materi Berita Acara dikoordinasikan dengan Arsip Nasional Republik Indonesia.
c Berita Acara ditandatangani oleh pimpinan instansi masing-masing, dibuat di atas kertas bermaterai cukup.
d. Berita Acara dibuat rangkap dua, satu lembar untuk instansi yang menyerahkan dan satu lembar yang fain untuk ANRI.
Arsip-arsip bernilaiguna pertanggungjawaban nasional yang diserahkan selanjutnya dilestarikan di ANRI dan dimanfaatkan seluas-luasnya untuk kepentingan pemerintahan, pembangunan, penelitian, ilmu pengetahuan dan kemasyarakatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kaidah-kaidah kearsipan yang berlaku. Dengan demikian keberadaan dan peran serta instansi pencipta arsip dalam pembangunan bangsa, dapat disampaikan dan dikenali oleh generasi bangsa Indonesia di masa mendatang
G. Koordinasi Pelaksanaan Akuisisi Arsip
Untuk menjamin keterpaduan teknis dan efisiensi, pelaksanaan kegiatan Diklat dan akuisisi, agar dikoordinasikan dengan ANRI, dengan pembagian wilayah kerja sebagai berikut :
a. Tingkat Pusat
Semua instansi / lembaga tingkat pusat dan Daerah Khusus lbukota Jakarta berkoordinasi dengan ANRI Pusat.
b. Tingkat Daerah
Untuk Pemerintah Daerah dan instansi vertikal yang ada di daerah dapat dilakukan koord'tnasi dengan Arsip Nasioni Wilayah sesuai dengan wilayah kerja Arsip Nasional Wilayah sebagaimana tercantum dalam daftar berikut :
No Arsip Propinsi Wilayah Kedudukan Wilayah Kerja (Propinsi)
1 Propinsi DI Aceh Banda Aceh DI Aceh dan Sumatera Utara
2 Propinsi Sumatera Barat Padang Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Jambi dan Sumatera Selatan
3 Propinsi Jawa Barat Bandung Jawa Barat dan Lampung
4 Propinsi Jawa Tengah Semarang Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
5 Propinsi Jawa Timur Surabaya Jawa Timur dan Bali
6 Propinsi Nusa Tenggara Timur Kupang Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat dan Timor-Timur
7 Propinsi Kalimantan Barat Pontianak Kalimantan Barat , Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan
8 Propinsi Sulawesi Selatan Ujung Pandang Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Sulawesi tengah
9 Propinsi Irian Jaya Jayapura Irian Jaya dan Maluku
c. Tahapan Sosialisasi
Untuk meningkatkan kualitas pemahaman terhadap Pedoman Akuisisi ini, dilakukan sosialisasi melalui apresiasi dan rapat koordinasi antar instansi.
a. Apresiasi
Apresiasi ditujukan kepada pejabat pengambil keputusan di bidang kearsipan dan para penanggungjawab unit kearsipan masing-masing instansi, baik di tingkat pusat maupun daerah. Tujuan apresiasi terhadap pejabat-pejabat tersebut adalah untuk memberikan gambaran dan pemahaman terhadap program Akuisisi Nasional Arsip Orde Baru. Dengan apresiasi ini diharapkan masing-masing pejabat dapat melakukan persiapan yang diperlukan untuk mendukung semua kegiatan yang berkaitan dengan persiapan pelaksanaan Akuisisi Nasional Arsip Orde Baru, di lingkungan Departemen, Badan, atau Lembaga masing-masing sampai satuan kerja terendah di lingkungannya.
b. Rapat Koordinasi
Rapat koordinasi antar instansi dilakukan sesuai dengan kebutuhan obyektif setiap tahapan akuisisi, untuk memecahkan masalah-masalah yarg dihadapi di lapangan. Diharapkan juga dapat dilakukan koordinasi reguler setiap semester antara instansi dengan ANRI dalam rangka evaluasi pelaksanaan teknis secara nasional.
KESIMPULAN
Mitra kerja Arsip dengan lembaga pemerintahan sangatlah erat kaitannya, terutama pada bidang akuisisi. Dan peyebaran Arsip pada beberpa daerah. Hai ltu menunjukkan bahwa setiap gedung Arsip tidak dapat erdiri sendiri tanpa ada hubungan atau kerja sama dengan lembaga pemerintahan lain, cenderung akan dinilai kurang membangun mitra kerja Arsip.
Didalam Arsip, ada terdapat Tahapan Sosialisasi yaitu:
a. Apresiasi
b. Rapat koordinasi
Koordinasi Pelaksanaan Akuisisi Arsip terbagi menjadi dua bagian:
a. Tingkat pusat
b. Tingkat daerah
DAFTAR PUSTAKA
Syamsul Anwar.Kearsipan.Titian Ilmu: Bandung,1999
http://kearsipan.fib.ugm.ac.id/maknaarsip.htm
http://arsipberita.com/
http://arsipberita.com/search/mitra+kerja+arsip+dengan+pemerintah
http://www.arsipjogjaprov.info/index.php?view=article&catid=5%3Acategoryartikel&id=356%3Aperbedaan-arsip-dan-perpustakaan&option=com_content&Itemid=11
http://www.google.co.id/search?hl=id&client=firefox-a&rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&channel=s&q=perbedaan+arsip+dan+kearsipan&aq=f&aqi=&aql=&oq=&gs_rfai=
sasaran promosi pada perpustakaan
Latar Belakang Masalah
Perpustakaan sebagai salah satu lembaga / institusi merupakan salah satu wahana information resourch; knowledge resourch yang keberadaannya di harapkan mampu membantu pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Bahwa semua kegiatan yang dilakukan selalu mengandung unsur / nilai pembelajaran, pengembangan iptek bud maupun penunjang penelitian. Sebagai based of learning keberadaannya senantiasa di harapkan untuk dapat memenuhi harapan pemustaka dalam memperoleh informasi atau data yang dibutuhkan. Ketersediaan informasi semakin dituntut sejalan dengan keinginan masyarakat yang membutuhkannya. Kebutuhan masyarakat akan informasi yang cepat, akurat, tepat, mudah, murah dan spesifik inilah yang harus disikapi oleh para pustakawan maupun pengelola perpustakaan.
Secara umum citra perpustakaan masih sangat rendah. Salah satu contoh adalah di dunia pergurun tinggi ada slogan yang menyatakan bahwa perpustakaan adalah jantung Universitas semua insan akademisi dilingkungan Universitas menyatakan hal tersebut. Dari semua kalangan, menganggap perpustakaan itu hanya sebuah gedung dan sarana yang tidak teratur. Tempat penyimpanan buku-buku yang jarang difugsikan oleh masyarakat. Dari itu, sebagai pustakawan yang bekerja di perpustakaan mana saja harus membangun kembali nama atau citra perpustakaan itu sendiri. Agar masyarakat tidak salah dalam menafsirkan tentang perpustakaan dalam asumsi-asumsi mereka.
Untuk mengembalikan Citra perpustakaan yang baik tidaklah cukup sekedar membangun perpustakaanya saja.melainkan, harus melakukan tindakan berupa kebijakan dalam menangai masalah pegembangan perpustakaan itu menuju tempat yang baik. Salah satunya dengan mempromosikan perpustakaan itu dari awal sehingga masyarakat mempunyai rasa innginn tahu terhadap perpustakaan. Menurut Philip Kotler “ Promosi meliputi semua alat-alat dalam kombinasi pemasaran adalah untuk mengadakan komunikasi yang sifat membujuk.
Disini penulis menguraikan bagaimana Promosi itu dijalankan, dan kepada siapa sasaran yang tepat di promosikan. Banyak hal yang perlu ditinjau, promosi tidak hanya kepada masyarakat umum, tetapi, promosi juga diperunntukkan bagi kalangan cacat. Dalam hal ini, bagaimana pustakawan dapat mempromosikan pustaka kepada pecandang cacat? Persiapan apa yang harus dilakukan pustakawan dalam mempromosikan bagi kalangan Primitif? Dari pertanyaan diatas, penulis akan membahas permaslahan ini.
A. Pegertian Promosi
Promosi secara umum adalah bersangkutan dengan metode komunikasi yang ditujukan kepada pasar yang menjadi target tentang produk yang tepat yang dijual pada tempat yang tepat dengan harga yang tepat.
pengertian promosi yang dikemukakan oleh philip Kotler adalah sebagai berikut :
"Promotion encompasses all the tools in the marketing mix whose mayor is persuasivecommunication".
Promosi meliputi semua alat-slat dalam kombinasi pemasaran yang peranan utamanya adalah untuk mengadakan komunikasi yang sifatnya membujuk promosi merupakan suatu proses komunikasi dari penyampaian amanat atau berita tentang produk/barang atau jasa dari penjual kepada para pembeli potensial (konsumen).1.
Promosi juga sangat berkaitan dengan sistem pemasaran.
Pemasaran dalam perpustakaan adalah kegiatan analisis perencanaan pelaksaaan dan pengendalian program-program yang telah dirancang secara cermat yang dibuat untuk menciptakan tukar menukar suatu secara sukarela untuk mencapai sasaran sesuai dengan tujuan Organisasi.
B. Tujuan Promosi Perpustakaan
Ada beberapa tujuan promosi perpustakaan diantaranya adalah
Memperkenalkan fungsi perpustakaan kepada masyarakat pemakai
Meningkatkan minat baca dan mendorrong masyarakat agar menggunakan koleksi perpustakaan semaksimal mungkin
Memperkenalakan pelayan dan jasa perpustakaan dan masyarakat
Memberikan kesadaran kepada masyarakat akan adanya perpustakaan.
C. Sasaran Promosi bagi Orang Cacat
Di perpustakaan umum
Sasaran atau cara promosi bagi orang cacat yaitu dengan cara menyediakan teknis khusus seperti mengajari pustakawan dalam menyampaikan komunikasi bagi penyandang cacat. Menyebarkan brosur yang dapat dibaca oleh penyandang cacat. Dan membuat iklan di media Televisi maupun di Radio lokal agar promosi dapat dilakukan degan tepat sasaran
Kebijakan untuk orang-orang cacat
o Menyediakan koleksi yang dapat digunakan oleh penyandang cacat baik koleksi itu berupa buku, sejenis alal-alat dan lainnya.
o Menyediakan Fasilitas yang dapat digunakan oleh penyandang cacat
o Melatih pustakawan agar dapat berkomunikasi dengan orag cacat tersebut
o Pustakawan harus mampu memberikan layanan Prima kepada penyandang cacat.
D. Cara Promosi Bagi Orang Primitif
Primitif adalah orang yang tinggal dengan kebudayaan yang berbeda dan jauh dari tempat-tempat orang yang berdomisili di kota.
Biasnya orang Primitif masih kurang berkembang terutama dibidang pendidikan. Jadi langkah-langkah yang harus ditempuh dalam melakukan promosi perpustakaan adalah
Menjelaskan dulu tentang dunia perpustakaan
Jika mereka sudah mengerti dengan dunia tulis menulis..maka yang perlu dilakukan adalah memasang iklan ditempat mereka,atau brosur,pamflet dan sebagainya.
E. Unsur-Unsur Promosi Perpustakaan
Attention (perhatian)
Dalam melakukan promosi perpustakaan, pustakawan harus mampu membuat perhatian para pengguna. Biasa contoh perhatian user jika pustakawan mempromosikan dengan membagikan brosur, selebaran, atau iklan-iklan yang di desain semenarik mungkin.
Attention (perhatian)
Dalam istilah pemasaran,ketertarikan konsumen lebih diutamakan, begitu juga dengan perpustakaann. Dimana tujuan promosi itu sendiri adalah untuk memperkenalkan suatu produk kepada user, jadi produk tersebut harus bagus dan bermutu. Ada enam daya tarik dikuasai oleh pustakawan
o Daya tarik sosial
o Daya tarik prestise
o Daya tarik pertahanan hidup
o Daya tarik kesenangan
o Daya tarik ego maniak
o Daya tarik yang menakuti
Desire (keinginan)
Adanya keinginan dalam mempromosikan pustaka,dan ada tanggapan dari user untuk mengetahui lebih lanjut tentang sebuah peppustakaan tersebut
Action (tindakan)
Tindakan berarti adanya daya tarik user dan lagsung mengujungi perpustakaan tersebut, karena pustakawan sudah memenuhi unsur daya tarik pengguna, sehingga rasa ingi tahu dari pengguna sudah terpenuhi.
Satisfy ( kepuasan)
Setelah melakukan pemasaran konsumen puas terhadap informasi yang di berikan oleh pustakawan. Dan pustakawan juga tidak merasa dirugikan.
F. Sasaran Promosi dan Perpustakaan
Sasaran Promosi perpustakaan berbeda untuk setiap jenis perpustakaan misalnya
o Perpustakaan Nasional
Sasaran Promosinya mencakup rakyat luas
o Perpustakaan Khusu
Sasaran promosi yang dilakukan masyarakat yang dilayani secara khusus, biasanya hanya orang-orang yang berada di dalam instansi tersebut
o Perpustakaan Perguruan Tinggi
Sasaran promosinya adalah mahsiswa, pegajar dan peneliti di perrguruan tinnggi tersebut
o Perpustakaan Sekolah
Sasarannya untuk siswa-siswi yang ada di sekolah tersebut
o Perpustakaan Umum
Sasaran promosinya yaitu tepat pada masyarakat yang berdomisili di daerah tersebut. Namun, secara umum dapat dijangkau.
G. Kendala dalam Melakukan Promosi Perpustakaan
Fakor Internal
o Pengetahuan pustakawan tentang ilmu dan teknik pemasaran masih lemah
o Pandangan tradisional bahwa perpustakaan hanyalah sebuah gedung buku
o Gedung/fasilitas perpustakaan tidak memadai
o Lemahnya apresiasi pustakawan terhadap pegguna perpustakaan
Faktor Eksternal
o Kurangnya dukungan dari pimpinan
o Pengguna perpustakaan hanya bersifat sementar
o Lemahnya manajemen organisi
o Budaya baca masyarakat dengan memamfaatkan perpustakaan sangat lemah
o Staf pengajar jarang memberi tugas kepada siswa yang dapat memaksa mereka untuk meggunakan perpustakaan.
KESIMPULAN
1. Promosi meliputi semua alat-slat dalam kombinasi pemasaran yang peranan utamanya adalah untuk mengadakan komunikasi yang sifatnya membujuk promosi merupakan suatu proses komunikasi dari penyampaian amanat atau berita tentang produk/barang atau jasa dari penjual kepada para pembeli potensial (konsumen).
2. Tujuan Promosi Perpustakaan
Ada beberapa tujuan promosi perpustakaan diantaranya adalah
Memperkenalkan fungsi perpustakaan kepada masyarakat pemakai
Meningkatkan minat baca dan mendorrong masyarakat agar menggunakan koleksi perpustakaan semaksimal mungkin
Memperkenalakan pelayan dan jasa perpustakaan dan masyarakat
Memberikan kesadaran kepada masyarakat akan adanya perpustakaan.
3. Unsur-Unsur Promosi
Attention (perhatian)
Attention (perhatian)
Desire (keinginan)
Satisfy ( kepuasan)
Satisfy ( kepuasan)
DAFTAR PUSTAKA
http://yuni_yuven.blog.undip.ac.id/tag/promosi-perpustakaan/
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/06/promosi-pengertian-dan-tujuannya.htm
Badollahi Mustafa.Promosi Jasa Perpustakaan.Jakarta,1996
curhat di mesjid Baiturahman
CURHAT DI MESJID BAITURAHMAN
Terik matahari tepat diatas kepalaku. Tepat pada hari selasa 28 Desember 2010. Aku melangkahkan kaki menuju Mesjid Baiturahman Banda Aceh. Segudang masalah tersirat dalam hati ini, seluas lautan dan gunung tak sannggup untuk meghitung segala dosa. Meski tak pernah kita menyadari, itulah seumpannya hidup didunia yag fana ini. Biasanya, pada semester pertama dan kedua aku sering menenangkan pikiran ke Mesjid tersebut, kali ini jarang. Karena begitu banyak Aktifitas yag harus kuselesaikan di kampus. saat memasuki Mesjid Baiturahman..tak sabar rasanya memasuki ke dalamnya. Dari luar Mesjid aku menatap beberapa orang yang memasuki Mesjid memenuhi paggila Mu’azin, beberapa pengemis yang rutin beraktifitas di perkarangannya juga memberhentikan kegiatannya. Meskipun mereka tak memasuki Mesjid, mereka juga mengikuti jama’ah di halaman Mesjid tersebut.
Hatiku sangat damai. Semua beban dan kegelisahan yang menumpuk dalam hati ini, rasanya hilang dengan seketika. Menikmati hawa dalam Mesjid yang begitu dingin, sambil bermunazat di Hadapannya. Entah apa yang kupikirkan saat ini, dengan seketika Air mataku jatuh membasahi pipi ini. Usai Shalat Dzuhur, aku duduk menghadap kiblat. Tanganku ketegadahkan ke atas seraya meminta Ampunan dan Do’a..
Dalam Do’aku, tak dapat kututupi segala apa yang ada dalam hatiku.
“ Ya Allah..saat ini aku datang untuk memenuhi panggilanmu menuju ke Rumahmu yang Suci ini, pintaku sama seperti sebelumnya Ya Rabb, seperti do,aku di waktu aku selalu memanjatkan do’’a padaMu di setiap usai Shalat lima waktu. Dalam do’aku tak tak pernah lupa untuk memohon ampun dari segala Dosa-Dosa yang selama ini telah kuperbuat, namun, mengapa dosa itu terus terulang lagi,,kini hatikuku sering dihantui karena rasa Takut. Hanya padamu ya Allah, tempatku meminta, Disetiap langkahku, hanya Engkau Pelidung bagiku..Hanya Engkau yang Maha Mendengar, dan Hanya Engkau yang maha Mengetahui isi hatiku.” Aminn,,
Setiap aku berdo’a, inti dari apa yang hendak kukatakan tak pernah keluar dari lisanku,meskipun demikian, aku yakin, Allah Maha Mengetahui segala isi hati Hambanya.
Buat ibunda yang selalu ada dihati, m’afkan anakmu yang selama ini tak medengar segala Titahmu. Bukanya aku tak bisa membahagiakanmu saat ini, hanya karena aku masih dalam perkuliahan, bukan didunia pekerjaan. Bukan pula maksudku buruk untuk menolak keinginanmu, tapi aku tak mau tergesa-gesa dalam memilih pasangan hidupku. Ibunda, meskipun saat ini ayah telah tiada, hanya satu impian dan cita-citaku untuk Ia yang telah tiada, aku hanya ingin melanjutkan perjuangan Ayahku yang tercinta..
Apapun yang kulakukan saat ini, adalah untuk masa depanku dan juga masa depan ibunda.mugki aku tak semulia dibandingkan dengan kakak, adik, dan abang, mereka juga sibuk mengurusi diri sendiri masing-masing. Aku bukanlah orang yang selalu tegar, aku juga butuh perhatian dan kasih sayang dari keluarga yag kudambakan...selama ini aku telah bersabar tak meminta apapun dari ibunda dan abang, tapi satu pintaku. Kasihanilah aku dan do’aknlah aku, karena itu semua lebih baik daripada segalanya.
Ini hanya curahan hatiku saat ini,,,
Aku hanya ingin perhatian..tak lebih...hanya aitu...
Sukran...
mina
surat kecil untukmu...
Assalamualikum...Wr Wb
Syukur pada Allah yang masih mengaruniakannafas padaku dan padamu untuk segera memperbaharui taubat. akhi..rasanya aku telah menemukan kekasih yang jauh lebih baik darimu. yang tak pernah Mengantuk dan tak pernah Tidur.yang siap terus menerus memperhatikan dan Mengurusku. yang selalu bersedia berduaan disepertiga malam. yang siap memberi apapun yangku pinta, ia yang bertahta, Berkuasa, Memiliki segala-Nya.
ma'af Akhi, tapi menuruku kau bukan apa2 dibandig dengan Dia. kau sangat lemah, kecil, dan kerdil di Hadpan-Nya. Ia berbuat apa saja Sekehendak-Nya kepadamu. dan Ahki, aku kawatir apa yang telah kita lakukan saat ini membuat-ya cemburu. Aku takut hubungan kita selama ini membuat-Nya Murka. padahal Ia Maha Kuat, Gagah MAHA Perkasa DAN keras Siksa-Nya.
Akhi,, belum terlambat untuk bertaubat. apa yang telah kita lakukan selama ini pasti akan ditanyakan Oleh-Nya. ia bisa marah Ahki, marah tentag saling pandang yang pernah kita lakukan....Marah karena aku pernah membonceng di motormu. Marah karena Ketetapannya Kuadukan Padamu atau tentang lamunanku yang selalu membayangkan wajahmu, Ia bisa Marah. Tapi sekali lagi semua belum terlambat kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang semoga Ia maha pengampun.. Maha Pemberi Ma'af.. Maha Menerima Taubat, Maha Penyanyang, Maha bijaksana.
Akhi,,jangan marah ya. Aku sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku pada-Nya, tidak pada selain-Nya. Tapi tak Cuma aku ahki, kaupun bisa menjadi kekasih-Nya, kekasih yang amat dicintai dan dimuliakan, caranya satu kita harus jauhi semua larangan-Nya termasuk dalam soal hubungan kita ini. Insya’Allah, Dia punya rencana yang indah untuk masa depan kita masing-masig. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-halyang di benci-Nya, kau pasti akan dipertemukan Oleh-Nya dengan wanita yang shalihah..Ya, wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dariku saat ini.Ia yang akan membantumu menjaga Agmamu, agar hidupmu senantiasa dalam kerangka mencari Ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah do’aku untukmu, semoga kaupun mendo’akan aku ahki,,
Ahki, aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah arah ini. Tapi, aku tetap masih menghormatimu sebagai saudara di jalan Allah. Ya, saudara di jalan Allah Ahki, itulah ikatan terbaik. Tak hanya antara kita berdua, tapi seluruh orang mukmin didunia. Tak mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dan Rasullullah ditelaganya, lalu beliau memberikan kita dengan air yang lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari krim beku..garisan tulisan penaku diterakhir ini adalah do;a keselamtan dunia akhirat sekaligus akhir dari hubungan kita..
Wasslam..
Afwan,,,
Kini Aku Kehilangannya
malam ini...
aku ingin bertanya, tapi tak tahu ingin bertanya lagi sm siapa..semuanya telah hilang,,orang yang selalu mendengar isi hatiku, kini ia telah pergi..pergi tak tahu sekejab atau selamanya meninggalkanku..
inilah mungkin saatnya, karma itu kembali merasuk pikiranku..
dimana dua tahun yang lalu, aku pernah menyakiti seorang selalu perhatian denganku..aku tak peduli dengannya.saat ini aku merasakan sebaliknya, semuanya takkan dapat kukembalikan lagi seperti yang dulu...
siapakah kau penata hati,,yang datang kemudian menyakitiku..untuk apakah kau hadir, jika saat ini menjadi sakit..
benarkah penata hati,,kau ingin jauh dari kehidupanku..
Ketegaran Sang aAnak
IBU TIRIKUll
Aku anak terakhir dari empat bersaudara, semuanya perempuan, ibu dan ayahku sangat mencintai kami semua. saat itu aku masih berusia Enam Tahun. Dimana orang-orang mulai memasuki dunia pendidikan yaitu Sekolah Dasar. Tak sabar lagi aku ingin seperti mereka, ibu pasti tau bahwa keinginanku untuk bersekolah sangat tinggi. Akupun tersenyum, saat mendengar pembicaraan ibu dan ayah di ruang makan. Rumahku tak seindah rumah orang lain, disebuah desa di Gampong Meunasah, rumahku beratap dari dauh rumbiya, itulah bentuk rumahku. Sempit, kumuh, untuk keluarga sepertiku tak ada masalah. Bukan masalah harta, bukan juga bentuk rumah, yang kumau bagaimana caranya aku bisa bersekolah seperti anak yang lainnya. Ibuku mengatakan bahwa aku harus masuk sekolah agar bisa baca tulis. Bagi mereka seorang anak yang sudah mahir dalm membaca, berarti sudah mencerdaskan bangsa. Tak lagi dianggap buta huruf bagi orang –orang di desaku itu. Tak semua anak dapat bersekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Setelah tamat SMA saja sudah mencapai kebanggaan yang luar biasa. Karena telah mendapatkan tiga ijazah, mulai dari SD, SMP, dan SMA. Kebahagiaan hatiku tak dapat kuukir melalui kata-kata. Terbang, menerawang, seakan-akan tak sabar mencicipi huruf demi huruf yang diajarkan oleh seorang guru. Selain aku bisa membaca, aku juga mempunyai begitu banyak teman di sekolah.
Tinggal menghitung hari, pada tanggal 28 Februari pendaftaran di sekolah SD N.1 Meunasah Baroe telah ditutup. Aku merasa gelisah, mengapa ibuku tak juga mendaftarkan aku kesekolah. Padahal aku telah mendengar dari ayah dan ibuku, bahwa aku aka bersekolah karena usiaku telah genap. Aku hanya bisa melihat seorang anak tetanggaku yang berjalan bersama ibunya , dari balik jendela rumah, Aku menebarkan senyum. meskipun hati ini masih khawatir dengan keadaanku sendiri. Pikiranku hanya pada seragam merah putih itu, jika tak kudapatkan, mungkin akulah satu-satuya anak didesa itu yang tak bersekolah. Betapa ruginya jika aku tidak mendapatkan ilmu seperti mereka. Ibuku sosok yang paling sabar dan lembut. Bukan ia tak mau mengajarkanku tentang baca tulis. Sejak kecil, ia juga tak disekolahkan oleh kedua orang tuanya karena keterbelakangan ekonomi. Setidaknya, ibuku telah berusaha untuk membesarkanku. Itu saja sudah cukup bagiku, sekolah adalah cita-citaku yang paling tinggi. Impianku adalah, membahagiakan kedua ayah ibuku disaat aku sudah dewasa. Aku tak ingin lagi melihat mereka susah mencari nafkah untuk kami berempat.
“ ayah, ibu kemana” tanyaku kepada ayah.
Saat itu, hanya ada ayah yang sedang memotong kayu bakar disamping rumahku. Sedangkan ibu, tak terlihat dari pagi hari tadi.
“ mungkin belum pulang dari pasar” jawab ayah sambil mengusap keringat dari wajahnya.
“ barangkali ibu sedang membelikanku baju seragam sekolah ya..” pikirku.
Lalu, aku masuk kedalam rumah, mencoba membersihkan dapur yang sedikit terlihat berantakan. “pasti ibu senang, jika melihat rumah sudah bersih” hatiku terus berkata-kata, tak sabar menunggu kepulangan ibu dari pasar.
Hampir pukul empat sore, ibuku belum juga sampai dirumah. Aku bertanya lagi pada ayah yag keduua kalinya tentang keberadaan ibu, Tapi ayah hanya terdiam. Tak sedikitpun keluar jawaban dari ayahku. Aku mulai cemas, hatiku merasa gelisah terus-menerus. Perasaanku ada sesuatu tapi apa??
“sepertinya ayah ada menyembunyikan sesuatu dibalikku”
“ tapi apa??”. Hatiku terus bertanya-tanya.
Aku berdiri didepan pintu, sambil melihat kearah jalan. Tak ada tanda-tanda kepulangan ibu dari pasar. Hanya ada warga setempat yang sedang mondar-mandir di tengah jalan dengan menaiki kereta butut milik mereka.
Tiba-tiba, kereta yag kupandangi itu, menuju kearah rumahku. Tubunya kurus, tinggi, dengan rambut yang ikal, bergerak cepat tepat dihadapanku. Nafasnya tak teratur lagi, ia terlihat kelelahan seperti berlari dikejar srigala. Namanya joko. Aku sering memaggilnya pak joko, meskipu diusianya yang keempatpuluh tahun belum menikah, aku tetap menganggpnya abang sendiri. Karena ia begitu baik dengan keluargaku.
“ ada apa pak...” tanyaku panik.
“ibumu..ib..ibu..mu..kecelakaan” jawabnya terengah-engah.
Aku dan ayah langsung menaiki kereta pak joko menuju kerumah sakit umum di kota Groeng-Groeng. Di sepanjang perjalanan, air mataku terjatuh, tak sanggup mendengar berita itu.
Tiba dirumah sakit, ayahku lagsung memasuki kamar ibu diruang ICU, tapi kakiku terhenti dipintu menuju kamar ditempat dimana ibu dirawat. Dari balik kaca kamar yang kecil, aku menatap kedalam ruangan. Hanya tubuh ayah yang kulihat jelas. Diatas matress ada sosok tubuh yang terbaring, berselimut putih, yang tak tampak wajahnya oleh mataku. Ayah mengusap wajah ibu dengan penuh perasaan, seolah memberikan kasih-sayang kepadanya. Aku mebuka pintu secara berlahan-lahan, kupandangi wajah ibu dari rambut sampai ujung kaki. Aku mendesah panjang, air mataku terus membasihi kedua pipiku. Kini ibu telah pergi, pergi meninggalkan aku dan ayahku. Ia takkan pernah kembali lagi kedunia ini. Disamping tempat tidur, aku melihat seragam merah putih, seragam sekolah yang dijanjikan ibuku saat itu. Aku merasa sangat menyesal, karena keinginankuuntuk bisa mendaftar di Sekolah Dasar, ibu mengalami kecelakaan berat hingga meninggal dunia.
Kini usiaku genap Tujuh Tahun, aku belum juga memasuki dunia sekolah. Karena ayahku tak sanggup menafkahi aku dan adik-adikku yang lainnya. Pekerjaanku sehari-hari adalah membantunya untuk mencari kayu bakar. Seragam sekolah itu masih kusimpan baiik-baik dalam lemari kamarku. Karena keyakinanku suatu saat pasti akan tercapai.
“nak...”ayahku memanggiku.
Dengan suaranya yang penuh dengan lemah-lembut ia berkata:
“maukah kalian punya ibu lagi” tanyanya tp, agak sedikit gugup.
“aku hanya tersenyum”, meskipun ketiga kakakku merasa tak setuju dengan tawaran ayah.
“bisa yah...asalkan ani dapat ibu yang baik, seperti ibu yang dulu” jawabku. Karena aku merasa ibu tiri tak semuanya jahat. Seperti yang diceritakan dalam Senetron indonesia, itu hanya fiktif belaka bukan realiata.
“terima kasih nak...ayah dan ibu tak salah membanggakanmu, kau begitu sabar dan santun”
“ aku kembali menebar senyum”kepada ayah.
Hari pernikahan itupun terjadi, “ ya Allah, kini aku telah memiliki ibunda yang baru, karuniakanlah ia kebaikan untuk mendidik kami, seperti ibuku yang telah kau Ambil setahun yang lalu. Jadikanlah ia orang yang kau titipkan untuk membantu agar aku dapat bersekolah,” itulah harapanku saat ayahku sedang bersanding dengannya.
“ nak..kau panggil ia ibu, berbaktilah kepadanya seperti halnya kau sebelumnya” kata ayahku dihadapan ibu tiriku.
“ ia..ani akan mencobanya yah..” jawabku sambil mendekap erat ibu rose seolah aku sedang memeluk ibu kandungku sendiri. Tapi, kakakku sama sekali tak mau menganggapnya seorang ibu, meskipun ayah sudah membujukkanya. Sosok ayah tak pernah marah kepada kami semua. melainkan mendidik dengan penuh kebijaksanaan. Karena diamnya aku rindu kepadanya. bagiku Ia adalah sosok ayah yang terbaik didunia ini.
Setelah acara penikahan ayahku, aku dimasukkan oleh ibu kesekolah yang terhebat jauh lebih bagus dari sekolah yang kuimpikan tempo dulu.. “ betapa indahya sekolah itu, disana kita dapat membebaskan beban pikiran, belajar ahklak, dan juga dapat bergabung bersama orang disekeliling kita” itulah dunia sekolah.
Aku merasa bahagia, meskipun ibu kandungku belum sempat melihat aku memakai pakaia seragam sekolah, aku tetap berjanji pada diriku sendiri bahwa suatu ketika cita-citaku akan segera tercapai. Itulah harapanku, dan juga keinginan ibuku.
Setelah menikah dengan ayah, ibu tiriku kini mempunyai seorang anak kembar. Namaya tina dan tini, selama aku hidup dengan ibu yang baru, tak ada sedikitpun ia memarahiku, bahkan ia sangat menyayangiku dan kakaku yang lainnya. Ia memang bekerja di sebuah perkantoran swasta milik warga negara Asing di daerah Sigli. Ia berada di bagian Humas, ayahku tak mengerti tentang bidang pekerjaannya, ia hanya seorang ayah yang bekerja menjadi buruh tani didesaku. Entah mengapa ibu bisa mencintai ayah, padahal begitu banyak laki-laki yang seprofesi dengannya. “ mungkin sudah jodoh ya” pkirku.
Enam tahun aku di sekolah dasar, baru kali ini aku melihat ayah tersenyum lebar dihadapan semua orang. Tak lain karena menerima ijazah kelulusanku yang medapatkan prestasi terbaik dari SD N.1 Meunasah Baroe saat itu. Kepala sekolah pak Anwar Abubakar menyalami ayahku dengan pelukan erat, seraya mengucapkan selamat “ kau beruntung memiiki anak yang cerdas serta baik, kalau bisa ia harus dilanjutkan” kata-kata pak Anwar tentu memasuki ruang hati ayahku. Dukungan untuk melajunjutkan sekolah ke tinggkat SMP tentu didambakan oleh ayah, dan juga pak anwar. “ terima kasih” balas ayahku dengan penuh rasa bangga. (Bersambung)
The First Love
Pertemuan adalah sesuatu yang tak pernah disangka-sangka. Dengan sendirinya kaki ini melangkah kearahmu. Menyapamu, seolah kita sudah saling mengenal sebelumnya. Tersenyum melihat wajahmu, bukan berarti lelucon. Entah kenapa, ada rasa yang mengusik hatiku.
Indah ya?
Coba pikirkan masa lalu,,tersimpan sejuta memory yang terindah, malu-malu, saat bertemu. Tertawa ria dengan penuh canda. Itulah kau yang kukenal dulu. Kau yang penuh dengan keindahan, sikap bahkan cara menyapaku saja membuatku selalu ingin disampingmu. Ingatkah kau saat pertama kali kita jadian, kau tipu aku dengan rayuan gombalmu. Kau bujuk aku agar aku mau denganmu, kau ucapkan jurusan andalanmu dengan mengatakan sejuta kebohongan dan rayuan itu dihadapku.
Wanita itu lemah, malu, dan penuh perasaan. Akhirnya terjadilah kisah percintaan yang sangat tak disangka-sangka.kau hadir bagaikan angin begitu saja. Kita saling berbagi kisah. Itulah awal kita. Meski taak seindah cinta romeo dan Juliet, tapi kisahku menyamakan dengan kisahnya.
Aku berlari dari sudut-sudut lorong kampus, kau perhatikan aku dari sumber pos. lantas kau bilang lagi padaku “aku gadis yang lucu” aku marah..lantas kau kataka aku “tak menghargai cintaimu” kemudian aku tertawa lagi, lantas kau ucapakan “aku gadis plin plan” terus aku terdiam. Kemudian kau katakan “aku sok dewasa”. Ah…bagaimana lagi aku.?
“aku serius denganmu” kau ucapkan janji itu setelah kau “menembakku” dengan jurus andalanmu itu.
“hehe” aku tertawa lagi..karena kau serius denganku. Entahlah apa yang ada dulu, dan apa yang ada sekarang. Perjalanan cinta kita begitu panjang. Kita sering bersama, menatap mu seolah kaulah pujangga hatiku saat itu. Kau juga begitu, kau tuliskan di handphone mu. “aku adalah bidadari dalam hidupmu” terus kuanggap saja,aku bidadari..kemudian kaulah sang pangeran dalam kisah cintaku. Sosok pahlawan cinta dalam hidup yang penuh romantika cinta ini. Kau pemeran utama dalam kisah ini.
“my first love” kaulah cinta pertamaku. Karena aku belum pernah mencintai sesorang sebelummu. Meskipun ada itu karena keterpakasaan. Entah mana cinta entah apa itu sayang. Sama sekali tak bisa kusamakan. Kedua-duanya tetap sama. Mengisahkan dua insan yang saling bercinta. Sejuta rasa bahagia, bagiku kaulah segalanya. Tak mungkin lagi ada laki-laki yang kucinta diduniia, selain dirrimu…terlalu lebai bagi yang mendengarnya. Ah cuekin aja..yang penting kau..kau..dan kau…
Lama sudah kita menjalin cinta, kisah duka, canda tawa, sudah tersimpan dalam buku harianku. Akhirnya aku merasa ada yang tidak sesuai dengan diiri kita. Saat itu kita sering perang mulut, mencari-cari alasan yang tak pasti. Kitapun jatuh dalam jurang konflik. Perkelahian itu membuat hatiku remuk, tak ingat lagi apa penyebabnya. Yang jelas,,kata benci selalu keluar dari mulutku. Dulunya kau selalu terseyum, dengan seketika cemberut lagi. Setiap saat “benci” esok akan “cinta” esok dan juga hari seterusnya,berulang-ulang. Akhirnya, benci tap i cinta. Itulah paradigma cinta kita. Kata pikiranmu itu “salah” tapi kataku itu “benar” kita seriing ga nyambung lagi. Kata kamu “begini” kataku “begitu” ah,,,begitu cepat neraka itu datang. Surga begitu cepat ia hilang. Segala rayuan, pujian, kebersamaan. Berlalu begitu saja. Entah kemana..mungkin ditelan oleh keadaan. Saat itu aku sering “bosan” bukan karena melihat dirimu, tapi melihat tingkahmu. Aku menganggap kau yang salah, kemudian kau juga sering menyalahkan. Begitu terus sebaliknya. “dunia bukan milik kita lagi”. Tapi sudah milik orang yang sedang jatuh cinta. Itu dunia mereka. Bukan Dunia kita lagi “neraka” karena hati kita sering panas, segala penyakit kan timbul disana, “egois, emosi, cemburu, menuduh, lari, sedih, tangis,” itulah bumbu-bumbu cinta kita.
“sudahlah,,aku tak sanggup lagi menahan sikapmu” akhirnya pudarlah semua pesona cinta sang bidadari kepada sang pujangga hati. Kuucapkan kata-kata itu disaat kau meminta ma’af padaku.
“kembalikan semua fotoku” kataku lagi. Sudah jelas kau tak dapat menatapku lagi, mulai dari laptopmu,handphonemu, dikamarmu, jika perlu dari hatimu.cabutlah nama dan wajahku. Aku tak sudi melihat mu lagi “ benci..bencii” itukan kata-kata itu lagi.
‘CUKUP”. Katamu.
“apa?” katamu “cukup”…apanya yang “cukup”?, tanyaku lagi.
“ia akan kukembalikan besok”katamu . Itu lebih baik bagiku. Dari pada berlama-lamaan. Hanya dapat menambah beban pikiranku saja.
Trus saat itu kau tinggalkan aku sendiri..uuuughh..”kenapa jadi begini” aku tak dapat menahan emosi. “menyesal” penyesalan selalu saja datang terlambat. Kata hatiku sambil berjalan menuju kosku.
Aku mondar-mandir tak jelas dikamarku. Seakan ada yang asing, tapi apa?. Aku juga tak tahu..kenapa diriku selalu melihat handphone disakuku. Padahal sebelumnya tak begitu akrab dengan hpku sendiri. Sering saja ia kulempar diatas tempat tidurku. Palingan jika kulihat pesan masuk itupun dari pangeran yang barusan kutinggalkan.ah apa peduliku masalah handphone?. “tapi aku merasa sepi” kenapa? Hatiku terus bertanya-tanya. Biasanya ia selalu mengingatkanku.”yank,,jangan lupa shalat ya, makan, juga,mandi tuh..nanti bauk asam,,” palingan pesan yang menjengkelkan itu selalu masuk di kotak masuk handphoneku. Tapi sekarang tak ada lagi kat-kata itu,padahal baru 15 jam berlalu. Aku merasa ada yang hilang dalam diriku. Kehilangan perhatian dari pangeran hati ini.”oh Tuhan,,beginikah sakitnya. Jika tak ada lagi yang memperdulikan kita”.
“aku tak mungkin mengirim pesan untukknya lagi”. Dimana harga diriku, jika sampai aku memohon untuk kembali lagi.” Tak mungkin pisang berbuah dua kali” itulah prinsip konyolku saat itu. Tunggu saja sampai hari esok. Aku pasti bisa melupakannya. Pikirku.
Terik matahari menyengat sampai ke tulangku. Tak bersemangat untuk keluar dari kamar kos. Kebetulan hari itu aku tak masuk kuliah, karena dosen ulumul hadist pergi keLuar negeri. Jadi, aku bisa menenangkan diri dirumah.
Tepat jam 10:00 Wib. Tak kurang tak lebih. Handphoneku berdering. “pangeran jelek memanggil”. Hatiku berdetak kencang. Entah kenapa, rasanya tak kuasa hati ini berjumpa dengannya lagi. Setelah bertikai selang sehari yang lalu, Aku memutuskan tak mau lagi berjumpa dengannya. Sampai hati ini benar-benar mau melupakan dia.
“angkat gak ya…”hatiku ragu.
“hallo…”eh..tiba-tiba langsung aja ku reject.
“dia memanggil lagi” akhirnya ku angkat juga. “kesumber sekarang…ab mau kasih semua foto-fotomu”
“ok” jawabku singkat. Aku bergegas kekampus.
Di perjalanan aku bertemu dengannya. Tepatnya di bawah pohon…didepan sumber pos. ia menaiki Jupiter MX tak tahu milik siapa. Ia berhenti. Aku menghampirinya. “mana” sambil menyodorkan tangan ku kearahnya.” “uda biasa aja..kalaupun uda putus,, ab selalu tersenyum kok buat bidadariku” hatiku tertampar saat ia mengucapkan kata-kata itu. “cuek, santai, kejam, tak ada sedikitpun rasa penyesalan dihatimu” kata hatiku.
“ya sudahlah…lagian kau yang akan membutuhkan suatu saat nanti” ucapku.
“ia,,hanya aku yang membutuhkanmu” jawabnya sok mengalah.
“thank’s buat semuanya,, ma’afkan kesalahan yang pernah ada diantara kita” katanya lagi.
“sama-sama..” jawabku. Mulai tak berani menatap matanya. Terlalu sakit bagiku, Padahal aku yang memutuskannya, bukan dia.
Ia meninggalkanku sendiri. Petir menghambar hatiku saat itu. Tak terasa air mata menetes satu per satu. Hingga kejauhan aku menatapnya. Berdiri di persimpangan jalan, layak seperti orang yang tak rela melepaskan kekasih hatinya pergi begitu saja.
“ah untukk apa kusesali lagi..semuanya sudah terjadi begitu saja, biarkan waktu yang menjawab semua tentang kita,tentang cita dan cinta kita” aku pasrah. Tindakanku hanya membuat hatinya sakit, tapi, aku juga yang merasakannya.
Aku duduk dibawah pohon….(..) masih saja menangis. Tiba-tiba datang seorang yang berseragam putih menghampiriku. Wajahnya tak asing lagi, ia seorang aktivis di kampus. Waktu itu ia memakai seragam PMI (palang merah Indonesia).
“kenapa…menangis? Ada yang bisa kami bantu” Tanya laki-laki itu. Aku mengusap air mata, seolah tak ada yang terjadi apa-apa terhadapku.
“gak ada…aku hanya terjatuh” kataku sedikit berbohong.
“ ya sudah..biar ku obati saja lukanya,,dimana?” katanya lagi.
“tak perlu terima kasih..” kataku sambil meninggalkan mereka.








